Cara Memilih Bed Cover yang Bagus Sesuai Ukuran Kasur

Bed cover adalah penutup kasur yang digunakan di bagian atas tempat tidur untuk melindungi kasur sekaligus memperindah tampilan kamar tidur. Bed cover biasanya berisi lapisan kain tebal atau tipis yang diisi dengan dakron atau serat tertentu, sehingga memberi rasa hangat dan nyaman saat digunakan.

Selain sebagai pelindung kasur dari debu dan kotoran, bed cover juga berfungsi sebagai elemen dekorasi karena tersedia dalam berbagai pilihan warna, motif, dan bahan. Dan secara umumnya digunakan bersama sprei, sarung bantal, bahkan sarung guling agar tampilan tempat tidur terlihat rapi dan serasi.

Dengan kata lain, bed cover bukan hanya perlengkapan tidur, tetapi juga berperan penting dalam menciptakan kenyamanan serta suasana kamar tidur yang lebih menarik dan nyaman.

Bed cover

7 Cara Memilih Bed Cover yang Bagus Sesuai Ukuran Kasur.

1. Kenali Ukuran Kasur dengan Tepat.

Mengetahui ukuran kasur secara tepat adalah langkah paling dasar sekaligus paling penting sebelum membeli bed cover. Banyak orang hanya mengira-ngira ukuran kasurnya, misalnya merasa kasurnya “queen” atau “king”, padahal ukuran sebenarnya bisa berbeda. Kesalahan kecil ini sering membuat bed cover terlihat tidak pas saat digunakan.

Secara umum, ukuran kasur di Indonesia terbagi menjadi beberapa jenis:

  • Single: sekitar 90 x 200 cm, cocok untuk satu orang atau kamar anak.
  • Super Single: sekitar 120 x 200 cm, memberikan ruang lebih luas dibanding single.
  • Queen: sekitar 160 x 200 cm, ukuran paling umum untuk kamar tidur utama.
  • King: sekitar 180 x 200 cm, ideal untuk pasangan yang menginginkan ruang tidur lebih lega.

Namun, ukuran panjang dan lebar saja belum cukup. Anda juga perlu memperhatikan ketebalan kasur. Saat ini, banyak kasur memiliki ketebalan antara 20–35 cm, bahkan ada yang lebih tebal karena menggunakan lapisan tambahan seperti pillow top atau memory foam. Jika ketebalan kasur tidak diperhitungkan, bed cover bisa terlihat terlalu pendek di bagian samping dan tidak menutupi kasur dengan sempurna.

Untuk hasil yang paling akurat, sebaiknya ukur kasur secara langsung menggunakan meteran. Ukur panjang, lebar, dan tinggi kasur dari atas hingga bagian bawah. Dengan cara ini, Anda tidak hanya mengandalkan perkiraan atau informasi lama yang mungkin sudah tidak sesuai.

Selain itu, perhatikan juga apakah kasur Anda menggunakan divan atau ranjang dengan rangka tinggi. Divan yang tinggi membutuhkan bed cover dengan ukuran lebih besar agar bagian sampingnya tetap terlihat rapi dan seimbang.

Dengan mengenali ukuran kasur secara detail: mulai dari panjang, lebar, hingga ketebalannya, maka Anda akan lebih mudah membeli bed cover yang pas, tidak menggantung terlalu tinggi, dan memberikan tampilan kamar tidur yang rapi serta nyaman dipandang.

Silahkan baca juga tentang tips membeli kasur berkualitas bagus.


2. Sesuaikan Ukuran Bed Cover dengan Drop Kasur.

Selain ukuran panjang dan lebar kasur, hal penting lain yang sering terlupakan saat memilih bed cover adalah drop kasur. Drop kasur adalah bagian bed cover yang menjuntai ke bawah untuk menutupi sisi-sisi kasur. Bagian inilah yang sangat memengaruhi tampilan rapi atau tidaknya bed cover saat digunakan.

Idealnya, drop bed cover mampu menutup sisi kasur hingga menutupi bagian rangka tempat tidur atau divan. Jika drop terlalu pendek, kasur akan terlihat “menggantung” dan rangka kasur menjadi terlihat, sehingga tampilan kamar kurang rapi. Sebaliknya, jika drop terlalu panjang, bed cover bisa menyentuh lantai dan mudah kotor atau terinjak.

Untuk menentukan drop yang tepat, perhatikan tinggi kasur dan divan yang Anda gunakan. Misalnya, jika ketebalan kasur 30 cm dan tinggi divan 20 cm, maka total tinggi yang perlu ditutup adalah sekitar 50 cm. Dalam kondisi ini, pilih bed cover dengan drop minimal mendekati ukuran tersebut agar tampilan tetap proporsional.

Perlu diingat, setiap produsen bed cover memiliki standar drop yang berbeda. Ada bed cover dengan drop 20–25 cm, ada juga yang mencapai 30–40 cm atau lebih. Oleh karena itu, sangat penting untuk membaca detail ukuran drop yang tertera pada kemasan atau deskripsi produk, bukan hanya melihat ukuran kasurnya saja.

Menyesuaikan bed cover dengan drop kasur yang tepat akan membuat tempat tidur terlihat lebih rapi, elegan, dan nyaman dipandang. Selain itu, bed cover juga akan berfungsi lebih optimal dalam melindungi kasur dan divan dari debu dan kotoran.


3. Perhatikan Keterangan Ukuran dari Produsen.

Setelah mengetahui ukuran kasur Anda, langkah selanjutnya adalah memperhatikan keterangan ukuran yang diberikan oleh produsen bed cover. Ini penting karena setiap merek bisa memiliki standar ukuran yang sedikit berbeda, meskipun menggunakan nama ukuran yang sama seperti Queen atau King.

Jangan hanya terpaku pada nama ukurannya saja. Sebagai contoh, bed cover berlabel Queen dari satu merek bisa berukuran 240 x 220 cm, sementara merek lain mungkin berukuran 250 x 230 cm. Perbedaan ini akan sangat berpengaruh pada hasil akhir saat bed cover digunakan, terutama pada bagian samping kasur.

Pastikan Anda membaca detail ukuran dalam satuan sentimeter yang biasanya tercantum pada label produk, kemasan, atau deskripsi saat belanja online. Bandingkan ukuran bed cover tersebut dengan ukuran kasur yang sudah Anda ukur sebelumnya, termasuk ketebalan kasur dan tinggi divan.

Jika Anda membeli bed cover secara online, perhatikan juga keterangan tambahan seperti:

  • Panjang dan lebar bed cover
  • Tinggi atau drop sisi bed cover
  • Apakah bed cover dirancang untuk kasur standar atau kasur tebal (extra high mattress)

Bila masih ragu, jangan sungkan untuk menghubungi penjual atau customer service. Menanyakan detail ukuran sebelum membeli jauh lebih baik daripada harus menukar barang karena tidak sesuai.

Dengan memperhatikan keterangan ukuran dari produsen secara teliti, Anda bisa menghindari kesalahan memilih bed cover, memastikan ukurannya pas di kasur, dan mendapatkan tampilan tempat tidur yang rapi serta nyaman digunakan.


4. Pilih Bahan yang Nyaman dan Berkualitas.

Selain ukuran, bahan bed cover memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan tidur. Bed cover yang bagus bukan hanya enak dipandang, tetapi juga terasa nyaman saat bersentuhan langsung dengan kulit. Karena bed cover digunakan setiap hari, pemilihan bahan sebaiknya tidak dilakukan sembarangan.

Salah satu bahan yang paling banyak dipilih adalah katun. Bahan ini terkenal adem, lembut, dan mampu menyerap keringat dengan baik. Katun sangat cocok digunakan di iklim tropis seperti Indonesia karena tidak membuat gerah, sehingga tidur terasa lebih nyaman sepanjang malam.

Selain katun, ada juga microfiber yang memiliki tekstur halus dan ringan. Bed cover berbahan microfiber biasanya lebih terjangkau dan mudah dirawat karena cepat kering serta tidak mudah kusut. Bahan ini cocok untuk Anda yang menginginkan kepraktisan tanpa mengorbankan kenyamanan.

Untuk kenyamanan ekstra, Anda bisa memilih bed cover berbahan tencel atau bamboo fabric. Kedua bahan ini dikenal sangat lembut, sejuk, dan ramah untuk kulit sensitif. Selain itu, bahan ini juga memiliki sirkulasi udara yang baik sehingga membantu menjaga suhu tubuh tetap stabil saat tidur.

Perhatikan juga isi atau lapisan dalam bed cover. Bed cover dengan isian yang terlalu tebal mungkin terasa hangat dan cocok untuk ruangan ber-AC, tetapi bisa terasa panas jika digunakan di kamar tanpa pendingin. Sebaliknya, bed cover yang terlalu tipis mungkin kurang memberikan rasa hangat. Pilih ketebalan yang sesuai dengan kondisi kamar dan kebiasaan tidur Anda.

Terakhir, pastikan bahan bed cover tahan lama dan mudah dicuci. Bed cover yang berkualitas biasanya tidak mudah luntur, tidak berbulu, dan tetap lembut meskipun sudah dicuci berkali-kali. Dengan memilih bahan yang tepat, Anda tidak hanya mendapatkan tampilan kamar yang lebih menarik, tetapi juga kualitas tidur yang lebih baik setiap hari.


5. Sesuaikan dengan Gaya dan Kebutuhan.

Membeli bed cover tidak hanya soal ukuran yang pas, tetapi juga tentang gaya dan kebutuhan pribadi. Bed cover yang sesuai dengan selera akan membuat kamar tidur terasa lebih nyaman dan mencerminkan karakter penggunanya.

Dari segi gaya, Anda bisa menyesuaikan bed cover dengan konsep kamar tidur. Jika kamar bergaya minimalis, bed cover polos dengan warna netral seperti putih, abu-abu, beige, atau pastel akan terlihat lebih rapi dan menenangkan. Untuk kamar dengan nuansa modern atau elegan, bed cover bermotif sederhana atau dengan detail quilting bisa memberikan kesan mewah tanpa terlihat berlebihan. Sementara itu, bagi yang menyukai suasana ceria, motif floral, geometris, atau warna-warna cerah bisa menjadi pilihan.

Selain tampilan, perhatikan juga kebutuhan penggunaan. Jika bed cover digunakan setiap hari, pilih bahan dan model yang praktis, tidak terlalu berat, dan mudah dicuci. Bed cover yang terlalu tebal atau penuh detail mungkin terlihat cantik, tetapi bisa kurang nyaman untuk pemakaian harian, terutama di daerah dengan cuaca panas.

Pertimbangkan pula fungsi tambahan yang Anda butuhkan. Misalnya, bed cover dengan isian tebal cocok untuk ruangan ber-AC atau daerah bersuhu dingin karena memberikan kehangatan ekstra. Sebaliknya, bed cover tipis lebih cocok untuk cuaca panas agar tidur tetap nyaman.

Terakhir, pastikan desain bed cover tetap proporsional dengan ukuran kasur. Motif yang terlalu besar pada kasur kecil bisa terlihat penuh, sedangkan motif kecil pada kasur besar terkadang kurang menonjol. Dengan menyesuaikan gaya dan kebutuhan secara tepat, bed cover tidak hanya memperindah kamar, tetapi juga mendukung kualitas istirahat Anda.


6. Pertimbangkan Satu Set atau Terpisah.

Saat memilih bed cover, Anda akan menemukan dua pilihan utama, yaitu membeli bed cover dalam satu set atau membelinya secara terpisah. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing, tergantung pada kebutuhan dan preferensi Anda.

Bed cover satu set biasanya sudah dilengkapi dengan sprei, sarung bantal, dan sarung guling dengan motif serta warna yang senada. Pilihan ini cocok bagi Anda yang menginginkan tampilan kamar yang rapi dan serasi tanpa perlu repot memadupadankan.

Namun, sebelum membeli, pastikan ukuran sprei dan bed cover dalam set tersebut benar-benar sesuai dengan ukuran kasur dan ketebalannya. Perhatikan juga apakah sprei yang disertakan memiliki karet di bagian sudut agar tidak mudah lepas saat digunakan.

Sementara itu, membeli bed cover secara terpisah memberi Anda kebebasan lebih dalam memilih desain, bahan, dan ukuran. Anda bisa menyesuaikan bed cover dengan sprei favorit yang sudah dimiliki atau memilih bahan berbeda sesuai kebutuhan, misalnya sprei berbahan adem dan bed cover yang lebih tebal. Namun, cara ini membutuhkan ketelitian ekstra agar ukuran dan warnanya tetap selaras dan tidak terlihat bertabrakan.

Selain itu, cek kembali detail ukuran masing-masing item, terutama jika membeli terpisah. Sprei, bed cover, dan sarung bantal sering kali memiliki standar ukuran yang berbeda antar merek. Kesalahan memilih salah satu item saja bisa membuat tampilan tempat tidur kurang rapi.

Dengan mempertimbangkan apakah akan membeli satu set atau terpisah, Anda bisa menyesuaikan pilihan dengan gaya kamar, kenyamanan, dan anggaran. Yang terpenting, pastikan semua perlengkapan tidur tersebut sesuai dengan ukuran kasur agar terlihat pas dan nyaman digunakan.


7. Utamakan Kenyamanan dan Fungsi.

Saat membeli bed cover, kenyamanan dan fungsi seharusnya menjadi prioritas utama, bukan hanya tampilan. Bed cover yang terlihat cantik tetapi terasa panas, berat, atau sulit dirawat justru bisa mengganggu kualitas tidur Anda.

Dari sisi kenyamanan, perhatikan tekstur dan beratnya. Bed cover yang terlalu tebal bisa terasa panas, terutama jika digunakan di ruangan tanpa AC. Sebaliknya, bed cover yang terlalu tipis mungkin kurang nyaman dan tidak memberikan kehangatan yang cukup. Pilih ketebalan yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi cuaca di tempat Anda tinggal.

Fungsinya sebagai pelindung kasur juga tidak kalah penting. Bed cover yang baik mampu melindungi kasur dari debu, kotoran, dan noda ringan. Oleh karena itu, pilih yang mudah dilepas dan dicuci, tidak mudah luntur, serta tetap lembut meski sudah dicuci berkali-kali.

Selain itu, perhatikan juga kepraktisan dalam penggunaan sehari-hari. Bed cover yang tidak mudah kusut akan membuat tempat tidur selalu tampak rapi tanpa perlu sering disetrika. Jahitan yang kuat dan rapi juga menandakan kualitas bed cover yang baik dan lebih tahan lama.

Dengan mengutamakan kenyamanan dan fungsi, Anda tidak hanya mendapatkan bed cover yang indah secara visual, tetapi juga nyaman digunakan dalam jangka panjang dan benar-benar mendukung kualitas tidur yang lebih baik.


Berikut kesimpulannya dalam bentuk tabel agar lebih ringkas dan mudah dipahami:

Aspek yang Diperhatikan Ringkasan Kesimpulan
Ukuran Kasur Ketahui ukuran kasur (Single, Queen, King, dll.) secara tepat, termasuk panjang dan lebar.
Ketebalan Kasur Kasur yang tebal membutuhkan bed cover dengan ukuran lebih besar agar sisi kasur tertutup rapi.
Drop Bed Cover Pilih bed cover dengan drop yang cukup untuk menutupi sisi kasur dan rangka tempat tidur.
Standar Ukuran Merek Selalu cek detail ukuran dalam sentimeter karena tiap merek bisa berbeda standar.
Bahan Bed Cover Pilih bahan yang nyaman dan sesuai kebutuhan, seperti katun untuk adem atau microfiber yang mudah dirawat.
Desain dan Model Sesuaikan desain bed cover dengan ukuran kasur agar tampilan kamar tetap proporsional.
Kelengkapan Set Pastikan sprei, sarung bantal, dan item lain dalam satu set sesuai dengan ukuran kasur.
Kenyamanan dan Fungsi Utamakan bed cover yang nyaman, mudah dicuci, tidak mudah kusut, dan tahan lama.

Pembahasan Penting Lainnya.


Cara Mengukur Kasur dengan Benar Sebelum Membeli Bed Cover.

Salah satu penyebab bed cover terlihat tidak rapi saat dipakai adalah karena ukurannya tidak sesuai dengan kasur. Banyak orang hanya mengira-ngira ukuran kasur atau mengandalkan istilah seperti single, queen, atau king tanpa melakukan pengukuran langsung. Padahal, setiap kasur bisa memiliki ukuran dan ketebalan yang berbeda.

Agar tidak salah beli, penting untuk mengetahui cara mengukur kasur dengan benar sebelum membelinya.

1. Siapkan Alat Ukur yang Tepat

Sebelum mulai mengukur, siapkan alat ukur seperti meteran kain atau meteran gulung. Gunakan meteran yang masih jelas angkanya agar hasil pengukuran lebih akurat. Sebaiknya ukur kasur dalam kondisi rapi, tanpa bed cover atau sprei agar tidak memengaruhi hasil ukuran.

2. Ukur Panjang Kasur

Langkah pertama adalah mengukur panjang kasur. Letakkan meteran dari ujung atas kasur (bagian kepala) hingga ujung bawah kasur. Pastikan meteran ditarik lurus dan tidak melengkung. Catat hasilnya dalam satuan sentimeter karena ukuran bed cover biasanya ditulis dalam cm.

3. Ukur Lebar Kasur

Setelah panjang, ukur lebar kasur dari sisi kiri ke sisi kanan. Sama seperti sebelumnya, pastikan meteran lurus dan tepat di tepi kasur. Pengukuran lebar ini sangat penting agar bed cover bisa menutup seluruh permukaan kasur tanpa terlihat sempit.

4. Jangan Lupa Mengukur Ketebalan Kasur

Ketebalan kasur sering kali menjadi bagian yang paling sering dilupakan. Padahal, kasur modern umumnya lebih tebal, terutama jika menggunakan topper atau lapisan tambahan. Ukur ketebalan kasur dari bagian atas hingga bawah sisi kasur. Jika Anda menggunakan topper, ukur ketebalannya sekaligus agar bed cover bisa menutup kasur dengan sempurna.

5. Perhatikan Tinggi Divan atau Ranjang

Jika kasur diletakkan di atas divan atau ranjang yang cukup tinggi, sebaiknya ukur juga tinggi divan dari lantai. Ini berguna untuk menentukan apakah Anda membutuhkan bed cover dengan ukuran jatuh (drop) yang panjang agar sisi kasur dan rangka ranjang tertutup dengan rapi.

6. Cocokkan dengan Ukuran Bed Cover

Setelah mengetahui panjang, lebar, dan ketebalan kasur, bandingkan hasil pengukuran tersebut dengan keterangan ukuran bed cover yang akan dibeli. Jangan hanya melihat label “Queen” atau “King”, tetapi baca detail ukuran yang biasanya tertulis lengkap. Idealnya, bed cover memiliki ukuran sedikit lebih besar dari kasur agar terlihat jatuh dan tidak ketarik saat digunakan.

7. Pertimbangkan Model Bed Cover

Model bed cover juga memengaruhi kebutuhan ukuran. Bed cover model tebal atau berlapis biasanya membutuhkan ukuran lebih besar agar tidak terlihat menggantung kaku. Sementara itu, bed cover tipis atau model comforter bisa lebih fleksibel, tetapi tetap harus menyesuaikan ukuran kasur.

Tips Tambahan agar Tidak Salah Ukur

Lakukan pengukuran lebih dari satu kali untuk memastikan hasilnya benar. Simpan catatan ukuran kasur Anda agar bisa digunakan kembali saat membeli sprei atau bed cover di kemudian hari. Jika membeli bed cover secara online, jangan ragu untuk menanyakan detail ukuran kepada penjual.

Kesimpulan

Mengukur kasur dengan benar sebelum membeli bed cover adalah langkah sederhana tetapi sangat penting. Dengan mengetahui panjang, lebar, ketebalan kasur, serta tinggi divan, Anda bisa memilih bed cover yang pas, rapi, dan nyaman digunakan. Bed cover yang ukurannya sesuai tidak hanya mempercantik tampilan kamar tidur, tetapi juga membuat tidur terasa lebih nyaman setiap hari.

Silahkan baca juga tentang tips membeli lemari pakaian yang sesuai.


Perbedaan Bed Cover, Comforter, dan Quilt: Jangan Sampai Salah Pilih.

Saat mencari perlengkapan tidur, Anda mungkin sering menjumpai istilah bed cover, comforter, dan quilt. Sekilas, ketiganya terlihat mirip karena sama-sama digunakan sebagai penutup tempat tidur. Namun sebenarnya, ketiga jenis ini memiliki fungsi, ketebalan, dan karakter yang berbeda. Jika tidak memahami perbedaannya, Anda bisa saja salah pilih dan merasa kurang nyaman saat tidur.

Agar tidak bingung, berikut penjelasan lengkapnya.

1. Bed Cover

Bed cover adalah penutup kasur yang paling umum digunakan di Indonesia. Biasanya, bed cover memiliki ukuran yang cukup besar sehingga dapat menutupi seluruh permukaan kasur hingga ke sisi-sisinya. Bed cover sering digunakan sebagai pelapis utama tempat tidur sekaligus elemen dekorasi kamar.

Ciri utama bed cover:

  • Ukurannya besar dan menjuntai menutupi sisi kasur
  • Umumnya cukup tebal karena berlapis isian
  • Memberikan tampilan kamar yang rapi dan elegan
  • Sering dijual satu set dengan sprei dan sarung bantal

Bed cover cocok untuk Anda yang ingin tampilan tempat tidur terlihat mewah dan tertata. Namun, karena cukup tebal, sebagian orang hanya menggunakannya sebagai penutup di siang hari dan menggantinya dengan selimut saat tidur malam.

2. Comforter

Comforter adalah selimut tebal yang dirancang khusus untuk digunakan langsung saat tidur. Di negara dengan empat musim, comforter sangat populer karena mampu memberikan kehangatan ekstra. Kini, comforter juga banyak digunakan di Indonesia dengan bahan yang lebih ringan.

Ciri utama comforter:

  • Lebih ringan dibandingkan bed cover
  • Digunakan langsung untuk tidur, bukan hanya dekorasi
  • Tidak selalu menutupi sisi kasur hingga ke bawah
  • Biasanya lebih fleksibel dan mudah dilipat

Comforter cocok bagi Anda yang mengutamakan kenyamanan tidur. Untuk cuaca tropis, pilih comforter dengan bahan yang adem dan tidak terlalu tebal agar tidak terasa gerah.

3. Quilt

Quilt adalah penutup tempat tidur yang biasanya memiliki pola jahitan khas. Dibandingkan bed cover dan comforter, quilt cenderung lebih tipis dan ringan. Quilt sering digunakan sebagai selimut tambahan atau penutup kasur yang praktis.

Ciri utama quilt:

  • Ketebalannya paling tipis
  • Pola jahitan terlihat jelas dan rapi
  • Mudah dicuci dan cepat kering
  • Cocok untuk cuaca panas atau sebagai lapisan tambahan

Quilt ideal untuk Anda yang tidak suka selimut tebal atau ingin penutup tidur yang ringan. Selain itu, quilt juga praktis untuk penggunaan sehari-hari.

Perbedaan Fungsi dalam Penggunaan Sehari-hari

Meskipun sama-sama penutup tempat tidur, fungsi ketiganya berbeda. Bed cover lebih menonjolkan fungsi estetika, comforter fokus pada kenyamanan tidur, sedangkan quilt berada di tengah sebagai penutup ringan yang praktis.

Jika Anda menginginkan tempat tidur yang selalu terlihat rapi, bed cover bisa menjadi pilihan utama. Namun, jika kenyamanan tidur adalah prioritas, comforter atau quilt lebih direkomendasikan.

Pilih Sesuai Kebutuhan dan Kebiasaan Tidur

Tidak ada pilihan yang benar atau salah, semuanya kembali pada kebutuhan masing-masing. Jika Anda tinggal di daerah yang sejuk atau sering menggunakan AC, comforter bisa menjadi pilihan terbaik. Untuk kamar yang ingin tampil cantik tanpa ribet, bed cover adalah solusi tepat. Sedangkan quilt cocok untuk penggunaan harian yang simpel dan mudah dirawat.

Kesimpulan

Bed cover, comforter, dan quilt memang terlihat serupa, tetapi memiliki fungsi dan karakter yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, Anda bisa memilih penutup tempat tidur yang paling sesuai dengan kebutuhan, gaya hidup, dan kondisi kamar. Dengan pilihan yang tepat, tidur pun menjadi lebih nyaman dan kualitas istirahat Anda meningkat.

Semoga penjelasan ini membantu Anda agar tidak salah pilih saat membeli perlengkapan tidur.


Bed Cover Polos vs Motif: Mana yang Lebih Cocok untuk Ukuran Kasur Tertentu?

Saat membeli bed cover, banyak orang fokus pada bahan dan ukuran, tetapi sering lupa mempertimbangkan satu hal penting: pola atau desain bed cover. Padahal, pilihan antara bed cover polos dan bed cover motif sangat memengaruhi tampilan kasur dan keseluruhan kamar tidur, terutama jika dikaitkan dengan ukuran kasur. Bed cover yang tepat bisa membuat kamar terlihat lebih luas, rapi, dan nyaman. Sebaliknya, pilihan yang kurang sesuai bisa membuat kamar terasa sempit atau berantakan.

Agar tidak salah pilih, mari bahas perbedaan bed cover polos dan motif serta mana yang paling cocok untuk ukuran kasur tertentu.

1. Bed Cover Polos: Simpel dan Fleksibel

Bed cover polos dikenal dengan tampilannya yang sederhana dan bersih. Warna yang digunakan biasanya satu tone tanpa banyak corak, sehingga memberikan kesan rapi dan tenang.

Kelebihan bed cover polos:

  • Memberi kesan kamar lebih luas dan lega
  • Mudah dipadukan dengan berbagai dekorasi kamar
  • Tidak cepat terlihat “ramai” meskipun kasurnya besar
  • Cocok untuk gaya minimalis dan modern

Cocok untuk ukuran kasur apa?

Bed cover polos sangat ideal untuk kasur berukuran besar seperti Queen dan King. Pada kasur besar, area bed cover yang terlihat juga lebih luas. Jika menggunakan motif yang terlalu ramai, kasur bisa terlihat penuh dan mendominasi ruangan. Warna polos, terutama warna netral atau pastel, membantu menjaga tampilan tetap seimbang dan elegan.

Untuk kasur kecil seperti Single atau Super Single, bed cover polos juga tetap cocok, terutama jika kamar berukuran sempit. Warna terang seperti putih, krem, atau abu muda dapat membuat ruangan terasa lebih lapang.

2. Bed Cover Motif: Hidup dan Berkarakter

Bed cover motif memiliki beragam desain, mulai dari motif bunga, geometris, garis, hingga karakter tertentu. Pilihan ini sering digunakan untuk memberi sentuhan dekoratif yang lebih kuat pada kamar tidur.

Kelebihan bed cover motif:

  • Membuat kamar terlihat lebih hidup dan tidak monoton
  • Menjadi fokus utama dalam dekorasi kamar
  • Banyak pilihan desain sesuai kepribadian

Cocok untuk ukuran kasur apa?

Bed cover motif sangat cocok untuk kasur berukuran kecil hingga sedang, seperti Single dan Super Single. Pada ukuran kasur yang tidak terlalu besar, motif justru bisa menjadi aksen yang menarik tanpa membuat ruangan terasa penuh.

Untuk kasur Queen atau King, bed cover motif tetap bisa digunakan, tetapi sebaiknya pilih motif yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu ramai. Motif kecil atau pola sederhana dengan warna lembut akan terlihat lebih seimbang dibandingkan motif besar dengan warna kontras.

Menyesuaikan Motif dengan Ukuran Kamar

Selain ukuran kasur, ukuran kamar juga perlu dipertimbangkan. Jika kamar tidur kecil, bed cover polos atau motif kecil akan lebih aman karena tidak membuat ruangan terasa sempit. Sebaliknya, kamar yang luas lebih fleksibel untuk menggunakan bed cover motif yang lebih berani.

Prinsip sederhananya:

  • Kasur besar + kamar kecil → bed cover polos atau motif halus
  • Kasur kecil + kamar kecil → motif sederhana atau warna terang
  • Kasur besar + kamar luas → bebas memilih, asal tetap seimbang
Perhatikan Skala Motif

Ukuran motif juga sangat berpengaruh. Motif besar akan terlihat lebih dominan dan cocok untuk kasur besar di kamar yang luas. Sementara itu, motif kecil atau pola berulang lebih fleksibel dan aman untuk berbagai ukuran kasur.

Jika ragu, pilih motif yang tidak terlalu kontras warnanya agar tetap nyaman dipandang dalam jangka panjang.

Kombinasikan dengan Sprei dan Aksesori

Agar tampilan kasur tetap harmonis, sesuaikan bed cover dengan sprei, sarung bantal, dan dekorasi kamar. Jika bed cover sudah bermotif, sebaiknya gunakan sprei polos. Sebaliknya, jika bed cover polos, Anda bisa bermain dengan motif pada bantal atau selimut tambahan.

Kesimpulan

Bed cover polos dan motif sama-sama memiliki kelebihan. Bed cover polos lebih aman dan fleksibel untuk kasur besar serta kamar kecil karena memberi kesan rapi dan luas. Sementara itu, bed cover motif cocok untuk kasur kecil hingga sedang atau untuk Anda yang ingin tampilan kamar lebih hidup.

Kunci utamanya adalah menyesuaikan ukuran kasur, ukuran kamar, dan skala motif agar tampilan kamar tidur tetap nyaman, seimbang, dan enak dipandang. Dengan pilihan yang tepat, kasur bukan hanya tempat istirahat, tetapi juga elemen penting yang mempercantik kamar tidur.

Silahkan baca juga tentang Tips Membeli Nakas Kamar.


Rekomendasi Bed Cover di Shopee yang Berkualitas.

Zaman sekarang sangat disayangkan kalau belum memanfaatkan marketplace untuk belanja online, karena lebih simpel, gratis ongkir, dan banyak promo. Silahkan lihat beberapa koleksi Bed cover Set berkualitas di Shopee.

Monggo pilih sesuai selera, dan silahkan baca juga tentang Sarung bantal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top