Wallpaper dinding kini menjadi solusi populer untuk mempercantik tampilan ruangan tanpa perlu renovasi besar. Dengan beragam motif, warna, dan tekstur yang tersedia, wallpaper mampu menghadirkan suasana baru yang lebih menarik dan sesuai dengan karakter pemilik rumah. Tak heran jika banyak orang memilih wallpaper sebagai cara praktis untuk membuat dinding terlihat lebih hidup dan berkelas.
Namun, sebelum menentukan pilihan, penting untuk memahami karakter bahan dan fungsi wallpaper yang akan digunakan. Setiap bahan memiliki keunggulan tersendiri, baik dari segi tampilan, daya tahan, maupun kemudahan perawatan. Dengan mengenalnya sejak awal, Anda bisa mendapatkan hasil dekorasi yang tidak hanya indah, tetapi juga nyaman dan tahan lama.
8 Jenis Wallpaper Dinding dan Kelebihannya Masing-Masing.
1. Wallpaper Vinyl: Jenis Paling Praktis dan Tahan Lama.
Wallpaper vinyl adalah salah satu jenis wallpaper dinding yang paling banyak digunakan karena dikenal kuat dan mudah dirawat. Wallpaper ini terbuat dari lapisan kertas atau kain di bagian belakang, lalu dilapisi bahan vinyl (plastik) di permukaannya. Lapisan inilah yang membuat wallpaper vinyl lebih tahan terhadap air, noda, dan kelembapan dibanding jenis lainnya.

Salah satu keunggulan utama wallpaper vinyl adalah daya tahannya. Jenis ini tidak mudah sobek dan warnanya cenderung lebih awet, sehingga cocok untuk ruangan yang sering digunakan seperti ruang tamu, ruang keluarga, atau kamar anak. Bahkan, untuk area seperti dapur dan kamar mandi, wallpaper vinyl masih aman digunakan selama tidak terkena air secara langsung.
Dari segi perawatan, wallpaper vinyl sangat mudah dibersihkan. Jika terkena debu atau noda, Anda cukup mengelapnya dengan kain lembap tanpa khawatir merusak permukaannya. Inilah yang membuatnya praktis bagi keluarga dengan anak kecil atau hewan peliharaan.
Selain itu, wallpaper vinyl hadir dengan beragam pilihan motif dan tekstur, mulai dari polos, motif bunga, hingga tampilan seperti batu alam atau kayu. Dengan banyaknya pilihan ini, Anda bisa menyesuaikannya dengan konsep ruangan, baik yang minimalis, modern, maupun klasik.
Untuk pemasangan, wallpaper vinyl relatif mudah dipasang dan bisa menutupi ketidaksempurnaan kecil pada dinding, seperti retak halus atau permukaan yang kurang rata. Hasil akhirnya pun terlihat rapi dan elegan.
Namun, perlu diperhatikan bahwa wallpaper vinyl biasanya memiliki harga sedikit lebih tinggi dibanding wallpaper kertas. Meski begitu, jika dilihat dari keawetan dan kemudahan perawatannya, wallpaper ini bisa menjadi investasi jangka panjang untuk mempercantik interior rumah.
Kesimpulannya, wallpaper vinyl adalah pilihan tepat bagi Anda yang menginginkan wallpaper yang kuat, tahan lembap, mudah dibersihkan, dan memiliki banyak pilihan desain. Cocok untuk hampir semua ruangan di rumah dengan aktivitas tinggi.
2. Wallpaper Kertas: Pilihan Ekonomis dengan Tampilan Natural.
Wallpaper kertas atau paper wallpaper adalah jenis wallpaper yang terbuat dari bahan dasar kertas tanpa lapisan pelindung seperti vinyl. Jenis ini biasanya dipilih karena tampilannya yang simpel dan terlihat lebih natural, cocok untuk Anda yang menyukai suasana ruangan yang hangat dan lembut.

Salah satu kelebihan utama wallpaper kertas adalah harganya yang lebih terjangkau dibandingkan jenis wallpaper lain. Dengan biaya yang relatif ekonomis, Anda sudah bisa mendapatkan berbagai pilihan motif menarik untuk mempercantik ruangan.
Dari segi desain, wallpaper kertas memiliki warna dan motif yang halus. Tampilannya tidak terlalu mengkilap, sehingga memberikan kesan elegan yang sederhana. Jenis ini sangat cocok digunakan di ruang tamu, kamar tidur, atau ruang kerja yang kondisinya kering dan jarang terkena noda.
Wallpaper kertas juga dikenal lebih ramah lingkungan, karena terbuat dari bahan alami dan tidak banyak mengandung lapisan plastik. Bagi Anda yang peduli pada konsep rumah eco-friendly, jenis ini bisa menjadi pilihan yang tepat.
Namun, wallpaper kertas memiliki keterbatasan dalam hal ketahanan. Karena tidak tahan air, wallpaper ini mudah rusak jika terkena kelembapan atau noda. Proses pembersihannya pun tidak bisa menggunakan kain basah, cukup dengan kemoceng atau kain kering agar tidak merusak permukaan.
Dari sisi pemasangan, wallpaper kertas cukup mudah dipasang, tetapi membutuhkan ketelitian karena bahannya lebih tipis dan bisa sobek jika ditarik terlalu kuat. Selain itu, daya tahannya juga tidak selama wallpaper vinyl.
Kesimpulannya, wallpaper kertas cocok untuk Anda yang menginginkan dekorasi dinding dengan biaya lebih hemat, tampilan natural, dan digunakan di ruangan yang kering. Meski perawatannya perlu lebih hati-hati, jenis ini tetap menjadi favorit untuk menciptakan suasana ruangan yang nyaman dan estetik.
3. Wallpaper Kain: Sentuhan Mewah untuk Ruangan.
Wallpaper kain atau fabric wallpaper adalah jenis wallpaper yang terbuat dari bahan tekstil seperti linen, sutra, katun, atau serat alami lainnya. Dibandingkan wallpaper biasa, jenis ini memberikan tampilan yang lebih elegan karena memiliki tekstur nyata yang bisa langsung terasa saat disentuh.

Kelebihan utama wallpaper kain terletak pada kesan mewah dan eksklusif yang ditampilkan. Motifnya biasanya tidak terlalu ramai, namun justru terlihat berkelas dan cocok untuk ruangan yang ingin ditonjolkan, seperti ruang tamu utama, ruang kerja, atau kamar tidur utama.
Selain tampilan, wallpaper kain juga punya fungsi peredam suara alami. Teksturnya yang tebal membantu mengurangi pantulan suara di dalam ruangan, sehingga suasana terasa lebih tenang dan nyaman. Ini menjadi nilai tambah, terutama untuk ruang kerja atau ruang santai.
Dari segi kualitas, wallpaper kain umumnya lebih tebal dan kuat, sehingga tidak mudah robek. Jika dipasang dengan baik, wallpaper ini bisa bertahan lama dan tetap terlihat indah. Namun, karena bahannya sensitif terhadap kelembapan dan noda, wallpaper kain lebih cocok digunakan di ruangan kering.
Untuk perawatan, wallpaper kain membutuhkan perhatian ekstra. Debu sebaiknya dibersihkan dengan vacuum khusus atau sikat lembut, dan tidak disarankan untuk dilap dengan air karena bisa merusak serat kain atau meninggalkan bekas.
Dalam hal pemasangan, wallpaper kain biasanya lebih sulit dipasang dibanding jenis lain. Oleh karena itu, banyak orang memilih menggunakan jasa profesional agar hasilnya rapi dan tidak merusak bahan.
Kesimpulannya, wallpaper kain adalah pilihan ideal bagi Anda yang menginginkan tampilan ruangan yang elegan, hangat, dan berkelas. Meski perawatannya lebih rumit dan harganya cenderung lebih tinggi, hasil visual yang diberikan sebanding dengan nilai estetikanya.
4. Wallpaper Foil: Tampilan Mengkilap untuk Kesan Modern.
Wallpaper foil adalah jenis wallpaper yang memiliki lapisan permukaan berkilau seperti logam, biasanya tampak mengkilap atau reflektif. Efek ini membuat wallpaper foil mampu memantulkan cahaya, sehingga ruangan terlihat lebih terang dan terkesan lebih luas. Karena tampilannya yang unik, wallpaper foil sering digunakan sebagai aksen untuk mempercantik satu sisi dinding saja.

Kelebihan utama wallpaper foil terletak pada tampilan visualnya yang menarik. Kilau metalik memberi kesan modern, mewah, dan artistik. Jenis ini sangat cocok digunakan pada ruang tamu, ruang keluarga, atau area tertentu seperti dinding belakang TV, headboard tempat tidur, atau sudut dekorasi agar menjadi pusat perhatian.
Dari segi fungsi, wallpaper foil juga bisa membantu menyembunyikan ketidaksempurnaan kecil pada dinding, karena efek reflektifnya dapat mengalihkan perhatian dari permukaan yang kurang rata. Selain itu, pantulan cahaya membuat ruangan dengan pencahayaan minim terasa lebih hidup.
Namun, wallpaper foil membutuhkan ketelitian saat pemasangan. Permukaannya yang mengkilap akan memperlihatkan jika ada lipatan, gelembung udara, atau sambungan yang kurang rapi. Oleh karena itu, pemasangannya sering disarankan dilakukan oleh tenaga profesional agar hasilnya maksimal.
Untuk perawatan, wallpaper foil sebaiknya dibersihkan dengan kain kering atau sedikit lembap dan tidak digosok terlalu keras, karena lapisan mengkilapnya bisa tergores. Jenis ini juga kurang cocok untuk area yang sangat lembap atau sering terkena air.
Kesimpulannya, wallpaper foil adalah pilihan tepat bagi Anda yang ingin menghadirkan kesan modern, unik, dan mewah pada ruangan. Digunakan sebagai aksen dinding, wallpaper ini mampu mengubah suasana ruangan menjadi lebih hidup dan berkarakter.
5. Wallpaper Non-Woven: Kuat, Praktis, dan Mudah Diganti.
Wallpaper non-woven adalah jenis wallpaper yang terbuat dari campuran serat alami dan sintetis, seperti selulosa dan polyester. Berbeda dengan wallpaper kertas biasa, bahan ini tidak mudah sobek dan punya struktur yang lebih stabil. Karena itu, wallpaper non-woven semakin populer, terutama untuk hunian modern.

Salah satu keunggulan utamanya adalah kemudahan pemasangan. Lem bisa langsung dioleskan ke dinding, bukan ke wallpaper, sehingga proses pasang jadi lebih cepat dan rapi. Bahannya juga tidak mudah melar saat terkena lem, jadi motif tetap presisi dan tidak bergeser.
Wallpaper non-woven juga dikenal mudah dilepas. Saat ingin mengganti desain, wallpaper ini bisa ditarik dalam kondisi kering tanpa meninggalkan sisa lem atau merusak cat dinding. Ini sangat cocok untuk Anda yang suka mengubah suasana ruangan secara berkala.
Dari segi daya tahan, wallpaper non-woven lebih kuat dan awet dibanding wallpaper kertas. Permukaannya cukup tahan terhadap goresan ringan dan tidak mudah robek, sehingga cocok untuk ruang keluarga, kamar tidur, atau area dengan aktivitas sedang.
Kelebihan lain adalah sifatnya yang “bernapas”, artinya memungkinkan udara dan uap air melewati dinding. Hal ini membantu mengurangi risiko munculnya jamur dan lembap, terutama di ruangan dengan sirkulasi udara yang kurang baik.
Untuk tampilan, wallpaper non-woven tersedia dalam beragam motif dan warna, dari yang sederhana sampai bertekstur. Hasil akhirnya terlihat lebih halus dan modern, cocok untuk berbagai konsep interior.
Kesimpulannya, wallpaper non-woven adalah pilihan ideal bagi Anda yang menginginkan wallpaper yang kuat, praktis, mudah dipasang dan dilepas, serta aman untuk dinding. Sangat cocok untuk rumah yang ingin tampil rapi sekaligus fleksibel dalam dekorasi.
6. Wallpaper 3D: Memberi Efek Ruangan Lebih Hidup dan Modern.
Wallpaper 3D adalah jenis wallpaper dinding yang memiliki desain dengan efek tiga dimensi, sehingga tampilan gambarnya terlihat lebih nyata dan seolah timbul. Berbeda dengan wallpaper biasa yang cenderung datar, wallpaper 3D mampu menciptakan ilusi kedalaman yang membuat dinding terlihat lebih hidup dan menarik.

Kelebihan utama wallpaper 3D terletak pada tampilan visualnya yang unik. Motif seperti batu bata, kayu, panorama alam, atau pola geometris bisa terlihat lebih realistis, sehingga langsung menjadi pusat perhatian dalam ruangan. Karena efeknya yang kuat, wallpaper 3D biasanya digunakan pada satu sisi dinding saja sebagai dinding aksen, misalnya di belakang TV, sofa, atau tempat tidur.
Selain itu, wallpaper 3D juga dapat membuat ruangan terasa lebih luas. Desain dengan perspektif tertentu mampu memberikan ilusi ruang yang lebih dalam, sangat cocok untuk ruangan berukuran kecil agar tidak terasa sempit.
Dari segi fungsi, wallpaper 3D cukup fleksibel karena tersedia dalam berbagai bahan, seperti vinyl atau foam. Beberapa jenis bahkan memiliki ketebalan yang bisa membantu menyamarkan dinding yang kurang rata atau memiliki retakan halus, sehingga hasil akhir tampak lebih rapi.
Wallpaper 3D juga menawarkan banyak pilihan tema dan gaya, mulai dari yang minimalis, modern, hingga artistik. Ini membuatnya cocok digunakan di ruang tamu, kamar tidur, ruang kerja, bahkan area komersial seperti kafe atau kantor untuk menciptakan kesan yang lebih berkarakter.
Namun, karena motifnya cukup menonjol, penggunaan wallpaper 3D perlu disesuaikan agar tidak membuat ruangan terasa terlalu ramai. Pemilihan warna dan pola yang tepat sangat penting supaya tetap nyaman dipandang dalam jangka panjang.
Kesimpulannya, wallpaper 3D adalah pilihan ideal bagi Anda yang ingin menghadirkan suasana ruangan yang berbeda, modern, dan penuh karakter. Dengan efek visual yang kuat, wallpaper ini mampu mengubah tampilan dinding biasa menjadi elemen dekorasi utama dalam ruangan.
7. Wallpaper Custom (Cetak Digital): Desain Bebas Sesuai Selera.
Wallpaper custom atau cetak digital adalah jenis wallpaper yang dibuat berdasarkan desain khusus sesuai keinginan pengguna. Berbeda dengan wallpaper motif jadi di pasaran, wallpaper ini bisa dicetak menggunakan gambar, ilustrasi, pola, atau bahkan foto pribadi. Karena itu, hasilnya lebih unik dan personal.

Kelebihan utama wallpaper custom adalah fleksibilitas desain. Anda bebas menentukan tema, warna, hingga ukuran gambar yang diinginkan. Misalnya, ingin menampilkan pemandangan alam di ruang tamu, karakter kartun di kamar anak, atau logo dan konsep tertentu untuk kantor dan kafe. Semua bisa disesuaikan dengan kebutuhan ruangan.
Dari segi tampilan, wallpaper custom mampu memberikan kesan eksklusif karena desainnya tidak pasaran. Ruangan pun terlihat lebih berkarakter dan mencerminkan kepribadian pemiliknya. Ini menjadi pilihan favorit bagi mereka yang ingin interior rumah tampil beda.
Wallpaper custom juga bisa dicetak sesuai ukuran dinding secara presisi, sehingga hasil pemasangan terlihat lebih rapi dan proporsional. Hal ini sangat membantu untuk dinding yang ukurannya tidak standar atau memiliki banyak sudut.
Untuk bahan, wallpaper custom biasanya tersedia dalam beberapa pilihan seperti vinyl, non-woven, atau bahan khusus lainnya. Dengan begitu, Anda tetap bisa menyesuaikan dengan kondisi ruangan, apakah membutuhkan bahan yang tahan air, mudah dibersihkan, atau yang bertekstur halus.
Meski menawarkan banyak kelebihan, wallpaper custom umumnya memiliki harga lebih tinggi dan waktu produksi lebih lama dibanding wallpaper biasa, karena dibuat berdasarkan pesanan. Selain itu, jika suatu saat ingin mengganti desain, tentu perlu mencetak ulang dari awal.
Kesimpulannya, wallpaper custom (cetak digital) sangat cocok bagi Anda yang ingin menghadirkan desain dinding yang unik, personal, dan sesuai konsep ruangan. Pilihan tepat untuk kamar anak, ruang kerja, ruang usaha, atau area fokus di rumah agar tampil lebih menarik dan berbeda.
8. Wallpaper Peel and Stick: Praktis untuk Dekorasi Cepat.
Wallpaper peel and stick adalah jenis wallpaper modern yang sangat praktis karena sudah dilengkapi perekat di bagian belakangnya. Cara memasangnya cukup dengan mengelupas lapisan pelindung (peel), lalu menempelkannya langsung ke dinding (stick), tanpa perlu lem tambahan. Karena itulah, jenis ini banyak dipilih oleh orang yang ingin mendekorasi ruangan dengan cepat dan mudah.

Kelebihan utama wallpaper ini adalah mudah dipasang sendiri. Anda tidak perlu tenaga profesional, cukup pastikan dinding bersih dan kering, lalu tempel secara perlahan agar tidak muncul gelembung udara. Prosesnya cepat dan cocok untuk yang suka DIY (do it yourself).
Selain itu, wallpaper peel and stick juga mudah dilepas. Jika ingin mengganti motif atau mengembalikan dinding ke tampilan semula, wallpaper ini bisa dilepas tanpa merusak cat dinding. Hal ini membuatnya sangat cocok untuk rumah kontrakan, kos, atau apartemen sewa yang biasanya tidak mengizinkan perubahan permanen.
Dari segi desain, pilihan motifnya kini semakin beragam dan kekinian, mulai dari motif minimalis, geometris, motif bata, hingga tema anak-anak. Dengan begitu, Anda bisa menyesuaikannya dengan berbagai konsep ruangan, seperti kamar tidur, ruang kerja, atau sudut belajar.
Namun, wallpaper peel and stick biasanya kurang cocok untuk area yang sangat lembap atau panas, seperti dekat kompor atau kamar mandi basah, karena daya rekatnya bisa berkurang seiring waktu. Untuk hasil terbaik, wallpaper ini lebih ideal digunakan di ruangan kering dengan suhu normal.
Dari sisi harga, wallpaper jenis ini cukup terjangkau, terutama jika dibandingkan dengan wallpaper premium lainnya. Meski daya tahannya tidak sekuat wallpaper vinyl, untuk kebutuhan dekorasi sementara atau yang suka ganti suasana, peel and stick adalah pilihan yang tepat.
Kesimpulannya, wallpaper peel and stick cocok bagi Anda yang menginginkan solusi dekorasi dinding yang praktis, cepat, dan fleksibel. Mudah dipasang, mudah dilepas, dan tampilannya tetap menarik untuk mempercantik ruangan tanpa ribet.
Silahkan baca juga inspirasi wallpaper dinding motif Batu.
Pembahasan Penting Lainnya.
Wallpaper Ramah Lingkungan: Jenis dan Manfaatnya.
Seiring meningkatnya kesadaran akan gaya hidup sehat dan peduli lingkungan, banyak orang kini mulai memilih material interior yang lebih aman dan berkelanjutan. Salah satunya adalah wallpaper ramah lingkungan. Selain mempercantik ruangan, jenis wallpaper ini juga dirancang agar minim dampak buruk bagi kesehatan penghuni rumah dan lingkungan sekitar.
Wallpaper ramah lingkungan cocok untuk rumah modern, terutama bagi keluarga dengan anak kecil atau yang sensitif terhadap bau bahan kimia. Lalu, apa saja jenisnya dan manfaat yang bisa didapat?
Berikut penjelasan lengkapnya.
Wallpaper ramah lingkungan adalah wallpaper yang dibuat dari bahan alami atau bahan daur ulang, menggunakan proses produksi yang lebih bersih, serta minim kandungan zat kimia berbahaya seperti VOC (Volatile Organic Compounds). VOC biasanya berasal dari tinta cetak atau lem dan dapat menimbulkan bau menyengat serta gangguan kesehatan jika terhirup dalam jangka panjang.
Dengan memilih wallpaper eco-friendly, Anda turut menciptakan hunian yang lebih sehat sekaligus berkontribusi menjaga kelestarian lingkungan.
Jenis Wallpaper Ramah Lingkungan
1. Wallpaper Kertas Daur Ulang
Wallpaper ini dibuat dari kertas yang berasal dari bahan daur ulang atau dari sumber kayu yang dikelola secara berkelanjutan.
Kelebihan:
- Bahan alami dan mudah terurai.
- Proses produksi lebih ramah lingkungan.
- Motif beragam dan tampilan natural.
- Cocok untuk ruang tamu dan kamar tidur.
Jenis ini ideal untuk ruangan kering karena tidak terlalu tahan terhadap air.
2. Wallpaper Serat Alami
Terbuat dari bahan alami seperti bambu, rami, rumput laut, eceng gondok, atau serat kayu.
Kelebihan:
- Tampilan unik dan bertekstur alami.
- Memberi kesan hangat dan dekat dengan alam.
- Minim bahan kimia sintetis.
- Cocok untuk konsep interior natural atau tropis.
Karena berbahan alami, perawatannya perlu lebih hati-hati agar tidak lembap dan berjamur.
3. Wallpaper Non-Woven Eco-Friendly
Wallpaper non-woven eco-friendly dibuat dari campuran serat alami dan sintetis, namun menggunakan bahan bebas PVC dan tinta berbasis air.
Kelebihan:
- Lebih kuat dan tahan lama.
- Tidak mengandung PVC berbahaya.
- Mudah dipasang dan dilepas.
- Dinding tetap bisa “bernapas”.
Ini menjadi alternatif modern yang lebih aman dibanding wallpaper vinyl konvensional.
4. Wallpaper Berbahan Tekstil Organik
Menggunakan kain dari serat organik seperti katun atau linen yang diproduksi tanpa pestisida berbahaya.
Kelebihan:
- Tampilan lembut dan elegan.
- Aman untuk kualitas udara dalam ruangan.
- Memberikan kesan mewah yang alami.
- Cocok untuk kamar tidur atau ruang kerja.
Harganya biasanya lebih tinggi, tetapi sebanding dengan kualitas dan keamanannya.
5. Wallpaper dari Bahan Daur Ulang Lainnya
Beberapa wallpaper dibuat dari material daur ulang seperti botol plastik PET atau serat kayu olahan yang diproses kembali.
Kelebihan:
- Mengurangi limbah.
- Lebih kuat dari kertas biasa.
- Tetap aman untuk interior rumah.
- Mendukung konsep rumah berkelanjutan.
Jenis ini cocok bagi Anda yang ingin berkontribusi langsung pada pengurangan sampah.
Manfaat Menggunakan Wallpaper Ramah Lingkungan
1. Lebih Aman untuk Kesehatan
Minim VOC dan bahan kimia berbahaya, sehingga tidak menimbulkan bau menyengat dan lebih aman bagi pernapasan, terutama untuk anak-anak dan lansia.
2. Menjaga Kualitas Udara di Dalam Rumah
Wallpaper eco-friendly membantu menjaga udara dalam ruangan tetap bersih dan nyaman karena tidak banyak melepaskan zat beracun.
3. Mendukung Kelestarian Lingkungan
Bahan alami dan daur ulang membantu mengurangi eksploitasi sumber daya alam dan limbah industri.
4. Tampilan Alami dan Estetis
Tekstur dan warna yang terinspirasi dari alam membuat ruangan terasa lebih hangat dan menenangkan.
5. Nilai Tambah untuk Hunian
Hunian dengan material ramah lingkungan memiliki nilai lebih, baik dari sisi kenyamanan maupun citra sebagai rumah sehat dan modern.
Tips Memilihnya
Agar tidak salah pilih, perhatikan hal berikut:
- Cari label bebas VOC atau low VOC.
- Pilih tinta berbasis air.
- Hindari wallpaper berbahan PVC jika memungkinkan.
- Tanyakan sertifikasi seperti FSC (untuk kertas).
- Sesuaikan dengan kondisi ruangan (lembap atau kering).
Penutup
Wallpaper ramah lingkungan adalah pilihan cerdas bagi Anda yang ingin mempercantik rumah sekaligus menjaga kesehatan dan lingkungan. Dengan berbagai jenis seperti kertas daur ulang, serat alami, hingga non-woven eco-friendly, Anda bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan dan konsep ruangan.
Menggunakan wallpaper eco-friendly bukan hanya soal tren, tetapi juga langkah kecil menuju hunian yang lebih sehat dan berkelanjutan. Semoga pembahasan ini membantu Anda menemukan wallpaper terbaik untuk rumah impian.
Silahkan baca juga tentang pilihan motif Wallpaper Dinding yang menjadi inspirasi.
Kesalahan Umum Saat Memilih Wallpaper Dinding dan Cara Menghindarinya.
Wallpaper dinding bisa langsung mengubah tampilan ruangan jadi lebih menarik dan berkarakter. Tapi sayangnya, tidak sedikit orang yang justru kecewa setelah memasang wallpaper karena hasilnya tidak sesuai harapan. Hal ini biasanya terjadi karena beberapa kesalahan umum saat memilih wallpaper.
Supaya Anda tidak mengalaminya, yuk kenali apa saja kesalahan yang sering terjadi dan bagaimana cara menghindarinya.
1. Tidak Menyesuaikan dengan Fungsi Ruangan
Banyak orang memilih wallpaper hanya berdasarkan motif yang disukai, tanpa mempertimbangkan ruangan tempat wallpaper akan dipasang.
Kesalahannya: Memasang wallpaper kertas di dapur atau kamar mandi yang lembap, sehingga cepat rusak dan mengelupas.
Cara menghindarinya: Pilih wallpaper yang sesuai fungsi ruangan. Untuk area lembap, gunakan wallpaper vinyl atau yang tahan air. Untuk ruang tamu atau kamar tidur, wallpaper kertas atau non-woven sudah cukup.
2. Mengabaikan Ukuran dan Proporsi Ruangan
Motif wallpaper yang terlihat bagus di katalog belum tentu cocok untuk semua ukuran ruangan.
Kesalahannya: Memilih motif besar untuk ruangan sempit sehingga terasa penuh dan sesak.
Cara menghindarinya: Untuk ruangan kecil, pilih motif kecil atau warna polos dengan tone cerah agar ruangan terasa lebih luas. Motif besar lebih cocok untuk ruangan yang luas.
3. Salah Memilih Warna
Warna wallpaper sangat memengaruhi suasana ruangan.
Kesalahannya: Memilih warna terlalu gelap untuk ruangan minim cahaya, sehingga ruangan terasa suram.
Cara menghindarinya: Perhatikan pencahayaan alami dan lampu. Jika cahaya terbatas, pilih warna terang atau netral. Warna gelap bisa digunakan sebagai aksen pada satu sisi dinding saja.
4. Tidak Memerhatikan Pencahayaan
Wallpaper bisa terlihat berbeda di bawah pencahayaan yang berbeda.
Kesalahannya: Wallpaper terlihat cantik di toko, tapi tampak kusam setelah dipasang di rumah.
Cara menghindarinya: Minta contoh sampel wallpaper dan tempelkan sementara di dinding rumah. Lihat tampilannya pada siang dan malam hari sebelum memutuskan.
5. Mengabaikan Kualitas Bahan
Harga murah sering jadi alasan utama, tanpa memikirkan kualitas.
Kesalahannya: Wallpaper mudah sobek, pudar, atau mengelupas dalam waktu singkat.
Cara menghindarinya: Pilih wallpaper dengan bahan yang cukup tebal dan reputasi merek yang baik. Sesuaikan dengan kebutuhan, bukan hanya harga.
6. Tidak Menghitung Kebutuhan dengan Tepat
Kesalahan hitung bisa berakibat wallpaper kurang atau malah berlebih.
Kesalahannya: Wallpaper habis di tengah pemasangan, dan sulit mendapatkan motif yang sama karena beda batch.
Cara menghindarinya: Ukur dinding dengan teliti dan beli wallpaper lebih sekitar 10–15% untuk cadangan. Perhatikan juga arah motif (pattern repeat).
7. Terlalu Banyak Motif dalam Satu Ruangan
Menggabungkan beberapa motif tanpa konsep bisa membuat ruangan terlihat ramai.
Kesalahannya: Ruangan jadi terkesan berantakan dan tidak nyaman dipandang.
Cara menghindarinya: Gunakan satu motif utama dan padukan dengan warna polos. Jika ingin kombinasi, pastikan masih dalam satu tema dan warna yang senada.
8. Menganggap Semua Wallpaper Mudah Dipasang Sendiri
Tidak semua jenis wallpaper cocok untuk dipasang sendiri.
Kesalahannya: Hasil pemasangan tidak rapi, banyak gelembung udara atau sambungan terlihat jelas.
Cara menghindarinya: Untuk wallpaper tebal, kain, atau bermotif besar, sebaiknya gunakan jasa profesional. Jika ingin pasang sendiri, pilih jenis peel and stick atau non-woven yang lebih mudah.
9. Tidak Menyiapkan Dinding dengan Baik
Dinding yang tidak siap akan memengaruhi hasil akhir.
Kesalahannya: Wallpaper tampak bergelombang karena dinding tidak rata atau masih kotor.
Cara menghindarinya: Pastikan dinding bersih, kering, dan rata sebelum pemasangan. Tutup retakan kecil dan amplas bila perlu.
10. Tidak Memikirkan Perawatan Jangka Panjang
Banyak orang lupa bahwa wallpaper juga perlu dirawat.
Kesalahannya: Memilih wallpaper yang sulit dibersihkan untuk area yang mudah kotor.
Cara menghindarinya: Untuk ruang yang sering terkena noda, pilih wallpaper yang bisa dilap dan tahan air. Baca petunjuk perawatan dari produsen.
Penutup
Memilih wallpaper dinding bukan hanya soal motif yang cantik, tetapi juga soal kecocokan dengan ruangan, kualitas bahan, dan kemudahan perawatan. Dengan menghindari kesalahan-kesalahan umum di atas, Anda bisa mendapatkan hasil yang lebih rapi, tahan lama, dan sesuai dengan harapan.
Semoga pembahasan ini membantu Anda lebih bijak dalam memilih wallpaper dinding, sehingga rumah terasa makin nyaman dan sedap dipandang.
Rekomendasi Wallpaper Dinding yang Perlu dicoba.
Alhamdulillah, Rumevo punya banyak rekomendasi berbagai motif yang kemungkinan besar disukai banyak orang. Silahkan lihat beberapa koleksi wallpaper dinding di Shopee.
Cukup sekian dan semoga bermanfaat. Terimakasih.









