Kitchen set adalah rangkaian perabot dapur yang dirancang khusus untuk menyimpan peralatan masak, mengolah makanan, serta mengatur area dapur agar lebih rapi dan fungsional. Umumnya terdiri dari kabinet atas (upper cabinet), kabinet bawah (base cabinet), meja dapur (top table), serta area kompor dan wastafel (sink).
Dengan adanya kitchen set, dapur tidak hanya terlihat lebih bersih dan tertata, tetapi juga mempermudah aktivitas memasak karena setiap peralatan memiliki tempat penyimpanannya sendiri. Di dapur modern, kitchen set juga menjadi elemen desain yang menambah nilai estetika dan kenyamanan dapur.
8 Model Kitchen Set Minimalis Terbaru untuk Rumah Modern yang Patut dicontoh.
1. Kitchen Set Letter L: Fleksibel dan Hemat Ruang.
Kitchen set Letter L adalah model kitchen set yang mengikuti bentuk huruf L, yaitu memanjang ke dua arah dan bertemu di satu sudut. Model ini menjadi salah satu desain yang paling populer untuk rumah modern karena fleksibel dan efisien digunakan di berbagai ukuran dapur.

Mengapa Banyak Dipilih?
Kitchen set Letter L memanfaatkan area sudut yang sering kali terbuang percuma. Ruang yang biasanya tidak terpakai, justru bisa menjadi area penyimpanan tambahan atau tempat meletakkan peralatan dapur.
Selain itu, alur kerja memasak menjadi lebih nyaman. Kamu bisa mengatur zona cuci – persiapan – memasak dengan jarak yang ideal sehingga tidak perlu bolak-balik terlalu jauh.
Kelebihan.
1. Menghemat Ruang
Cocok untuk dapur sempit maupun luas. Sudut ruangan dimanfaatkan dengan maksimal sehingga ruangan tetap lega.
2. Fleksibel untuk Berbagai Layout Rumah
Bisa digunakan pada dapur yang menyatu dengan ruang makan, ruang keluarga, ataupun dapur tertutup.
3. Zona Masak Lebih Efisien
Dengan dua sisi memanjang, pengguna bisa mengatur alur kerja yang lebih teratur dan cepat.
4. Banyak Pilihan Kombinasi Penyimpanan
Lemari atas, laci bawah, rak sudut (corner cabinet), sampai kabinet tinggi bisa diatur dengan lebih leluasa.
5. Tampilannya Modern Minimalis
Secara visual, kitchen set letter L terlihat rapi dan tidak kaku, membuat tampilan dapur lebih modern.
Cocok untuk Siapa?
- Rumah dengan dapur kecil atau sedang
- Rumah yang ingin dapurnya terlihat lebih luas
- Pengguna yang sering memasak sehingga membutuhkan area kerja nyaman
- Dapur terbuka (open space) maupun tertutup
Tips Memaksimalkannya.
- Gunakan rak sudut atau lazy susan agar area pojok tidak terbuang.
- Pilih warna cerah seperti putih, abu muda, atau kayu muda agar dapur terlihat lebih luas.
- Tambahkan LED strip di bawah kabinet agar area kerja lebih terang.
- Jika memungkinkan, sisi lainnya bisa dibiarkan terbuka agar dapur terasa lapang.
2. Kitchen Set Straight (Single Line) untuk Dapur Sempit.
Kitchen set straight atau single line adalah model kitchen set yang semua bagian utama dapur—mulai dari kompor, sink, dan area persiapan—diletakkan pada satu garis lurus. Model ini sangat cocok untuk rumah modern, terutama bagi yang memiliki dapur sempit, dapur memanjang, atau dapur yang menyatu dengan ruang makan/ruang keluarga.

Kenapa banyak rumah modern memakai model ini?
Karena desainnya sangat efisien, hemat tempat, dan memberikan tampilan dapur yang bersih tanpa banyak detail.
Kelebihan.
1. Hemat Ruang
Desainnya tidak memerlukan banyak area, sehingga sangat ideal untuk:
- apartemen
- rumah minimalis tipe kecil
- dapur koridor (galley)
Dengan semua elemen berada pada satu sisi, sisa ruang di bagian depan bisa dipakai untuk meja makan atau area jalan.
2. Tampilan Lebih Rapi dan Modern
Desain garis lurus membuat dapur terlihat clean dan tidak berantakan. Cocok untuk interior modern yang mengutamakan kesederhanaan.
3. Lebih Hemat Biaya
Karena tidak banyak sudut atau belokan, biaya pembuatannya cenderung lebih murah. Biasanya hanya memakai:
- kabinet bawah
- kabinet atas
- area backsplash
Lebih sederhana dibanding Letter L atau U.
4. Mudah Dibersihkan
Tidak banyak area tersembunyi atau sudut-sudut kecil seperti pada model L atau U, sehingga pembersihan lebih cepat dan mudah.
5. Mudah Dikombinasikan
Kitchen set straight bisa dikombinasikan dengan:
- island kecil
- meja bar
- rak gantung estetik
- kabinet terbuka
Sehingga tetap fungsional meski ruang terbatas.
Tips Mendesain Kitchen Set Straight
Untuk hasil terbaik, pertimbangkan hal-hal berikut:
1. Urutan Workflow
Pastikan urutan sink → area persiapan → kompor berjalan alami.
Ini mempermudah aktivitas memasak tanpa bolak-balik.
2. Gunakan Warna Cerah
Agar ruangan kecil terasa lebih luas, gunakan warna:
- putih
- krem
- abu muda
- kayu muda
3. Tambahkan Kabinet Atas
Supaya penyimpanan lebih maksimal.
Jika ruang kecil, gunakan pintu kaca atau warna terang agar tidak terasa “penuh”.
4. Manfaatkan Pencahayaan LED
Lampu LED di bawah kabinet atas akan membuat dapur terlihat modern sekaligus terang.
Kesimpulan
Kitchen set straight adalah solusi sempurna bagi yang ingin dapur modern, simple, dan tetap fungsional meski ruang terbatas. Desainnya yang ringkas membuat dapur kecil tetap nyaman digunakan sehari-hari tanpa kehilangan estetika.
3. Kitchen Set dengan Kabinet Full ke Atas.
Model kitchen set dengan kabinet atas yang dibuat penuh hingga menyentuh plafon semakin populer di rumah-rumah modern. Tampilan ini bukan hanya terlihat mewah, tetapi juga sangat efisien dalam pemanfaatan ruang—terutama untuk dapur kecil yang membutuhkan banyak tempat penyimpanan.

Kenapa model ini banyak dipilih?
Karena desain ini memaksimalkan area vertikal yang biasanya terbuang percuma. Area di atas kabinet standar biasanya menjadi tempat menumpuk debu, tetapi pada model full cabinet, bagian itu berubah menjadi ruang penyimpanan tambahan yang rapi dan tertutup.
Kelebihan.
1. Kapasitas Penyimpanan Lebih Banyak
Semakin tinggi kabinetnya, semakin banyak barang yang dapat disimpan. Biasanya bagian paling atas digunakan untuk:
- Stok bahan makanan jarang dipakai
- Peralatan besar (rice cooker cadangan, panci besar)
- Barang musiman (toples lebaran, cetakan kue)
Ini sangat membantu membuat dapur tetap rapi tanpa barang di meja.
2. Dapur Lebih Bersih dan Minim Debu
Bagian atas lemari yang terbuka biasanya menjadi tempat debu dan minyak menumpuk. Dengan kabinet full ke plafon:
- Debu tidak lagi menumpuk
- Proses pembersihan lebih mudah
- Tampilan kitchen set lebih bersih dan minimalis
3. Tampilan Dapur Lebih Mewah dan Rapi
Secara visual, kabinet tinggi memberi efek:
- Ruangan terlihat lebih tinggi
- Dapur tampak premium
- Desain lebih menyatu antara lemari dan dinding
Cocok untuk rumah modern yang mengutamakan estetika bersih dan minimalis.
4. Cocok untuk Dapur Sempit
Karena ruang horizontal terbatas, memanfaatkan tinggi ruangan adalah solusi terbaik. Kabinet full ke atas membantu:
- Mengurangi clutter
- Menyimpan lebih banyak tanpa membuat dapur terasa penuh
- Memberi ilusi ruangan lebih tinggi
Tips Memilih Kitchen Set Full ke Atas
- Gunakan warna terang agar tidak terasa berat.
- Pastikan plafon tidak terlalu rendah (idealnya 240–270 cm).
- Gunakan handle minimalis atau sistem push-open agar terlihat clean.
- Pertimbangkan kabinet bagian atas untuk barang yang jarang digunakan.
4. Kitchen Set Kombinasi Warna Netral.
Dalam desain dapur modern, warna memainkan peran besar untuk menciptakan suasana yang rapi, bersih, dan elegan. Karena itu, kombinasi warna netral menjadi pilihan paling populer untuk kitchen set minimalis. Warna netral tidak hanya mudah dipadukan dengan furnitur lain, tetapi juga membuat dapur terasa lebih luas dan tidak cepat “ketinggalan zaman”.

Mengapa Warna Netral Cocok untuk Rumah Modern?
- Memberi kesan bersih dan rapi
Warna seperti putih, cream, dan abu-abu membuat area dapur terlihat lebih teratur, meskipun ukurannya kecil. - Cocok untuk berbagai gaya interior
Mau gaya Skandinavia, Japandi, industrial, atau minimalis? Warna netral selalu masuk. - Lebih tahan lama secara visual
Trend warna cerah sering berganti, tetapi warna netral selalu relevan bertahun-tahun. - Mudah dipadukan dengan material lain
Seperti kayu, marmer, keramik, dan stainless steel.
Contoh Kombinasi Warna Netral yang Populer
Berikut beberapa kombinasi yang sedang menjadi tren:
● Putih & Kayu Muda
Tampilan bersih dari putih dipadukan dengan nuansa hangat kayu membuat dapur terasa natural dan homey. Sangat cocok untuk gaya Japandi dan Skandinavia.
● Abu-Abu & Hitam
Memberikan kesan elegan dan modern namun tetap minimalis. Cocok untuk rumah dengan konsep industrial atau modern clean.
● Beige & Putih
Kombinasi lembut dan hangat. Dapur terasa lebih calm dan nyaman dipandang.
● Taupe & Putih
Taupe (cokelat-abu netral) memberi depth tanpa membuat dapur terlihat gelap.
Tips Menggunakan Kombinasi Warna Netral pada Kitchen Set
- Gunakan warna lebih terang untuk kabinet atas agar ruangan terasa lebih lapang.
- Pakai aksen kayu pada kabinet bawah atau top table untuk sentuhan hangat.
- Jika ingin tampilan mewah, pasangkan warna netral dengan backsplash marmer.
- Hindari terlalu banyak warna dalam satu kitchen set; maksimal 2–3 warna saja.
Hasil Akhir yang Didapat
Dengan kombinasi warna netral, dapur akan terlihat:
- Lebih rapi
- Lebih luas
- Lebih timeless
- Lebih elegan
- Mudah dipadukan dengan dekorasi apa pun
5. Kitchen Set Material HPL Serat Kayu.
Material HPL (High Pressure Laminate) adalah finishing yang sangat populer untuk kitchen set modern, terutama yang mengusung konsep minimalis. Salah satu varian yang paling banyak dipilih adalah HPL motif serat kayu, karena tampilannya hangat, natural, namun tetap modern.

Apa Itu HPL Serat Kayu?
HPL serat kayu adalah lembaran finishing bertekstur atau bermotif kayu yang ditempelkan pada permukaan kabinet kitchen set. Motifnya tersedia dalam banyak pilihan, mulai dari kayu gelap, kayu muda, sampai kayu matte yang terlihat sangat natural.
Kelebihan HPL Serat Kayu
1. Tampilan Modern dan Natural
Motif kayu memberi kesan hangat dan membuat dapur terlihat lebih hidup. Cocok untuk kamu yang ingin dapur minimalis tapi tetap punya sentuhan alami.
2. Tahan Panas dan Tahan Gores
HPL memiliki lapisan pelindung yang membuatnya tidak mudah rusak terkena:
- panas dari area memasak,
- percikan minyak,
- goresan dari peralatan dapur.
Karena itu, material ini cocok ditempatkan di area kerja dapur yang intens.
3. Banyak Pilihan Motif dan Warna
Kamu bisa memilih dari puluhan hingga ratusan varian serat kayu:
- walnut
- oak
- maple
- teak
- dark wood
- washed wood
Varian yang halus atau bertekstur pun tersedia.
4. Perawatan Mudah
HPL tidak membutuhkan perawatan khusus. Cukup dilap dengan kain basah atau cairan pembersih ringan untuk menghilangkan debu dan minyak.
5. Harga Lebih Terjangkau Dibanding Kayu Solid
Tampilannya bisa menyerupai kayu asli, tetapi harganya jauh lebih murah karena hanya berupa finishing, bukan material kayu utuh.
6. Lebih Stabil dan Tidak Mudah Melengkung
Berbeda dengan kayu asli yang bisa memuai, melengkung, atau retak karena suhu dan kelembapan, HPL jauh lebih stabil dan aman digunakan di dapur tropis.
Kapan Harus Memilih HPL Serat Kayu?
Material ini cocok jika kamu ingin:
- tampilan dapur yang estetik dan modern,
- kitchen set yang mudah dibersihkan,
- material kuat namun tetap hemat budget,
- kitchen set yang aman terhadap perubahan suhu di dapur.
Kesimpulan
HPL serat kayu adalah pilihan terbaik untuk kitchen set minimalis modern. Selain tampil menarik, material ini juga kuat, tahan panas, tidak mudah rusak, dan harganya lebih terjangkau dibanding kayu solid. Karena itu, material ini banyak dipilih untuk rumah masa kini yang ingin menggabungkan keindahan alami dan fungsi modern.
6. Kitchen Set dengan Pencahayaan LED.
Pencahayaan LED sudah menjadi bagian penting dalam desain kitchen set modern. Bukan hanya soal estetika, tetapi juga fungsionalitas. Banyak rumah kini menambahkan lampu LED di bagian bawah kabinet, bagian dalam lemari kaca, maupun di sepanjang backsplash agar dapur terlihat lebih hidup dan nyaman untuk digunakan.

Kenapa LED Banyak Dipilih?
- Tampilan Dapur Lebih Mewah dan Modern
Cahaya LED mampu membuat kitchen set terlihat premium, terutama jika dipasang di bawah kabinet atas untuk menyoroti area kerja. Hasilnya, dapur tampak lebih berkelas meskipun desainnya sederhana. - Membantu Pencahayaan Saat Memasak
Area memasak sering kali terasa gelap karena tertutup bayangan tubuh atau kabinet. LED strip di bawah kabinet memberi penerangan langsung ke meja dapur sehingga aktivitas memasak jadi lebih nyaman dan aman. - Hemat Energi dan Tidak Panas
LED dikenal sangat irit listrik dan menghasilkan panas yang sangat rendah. Jadi aman dipasang dekat dengan bahan kayu, HPL, atau peralatan dapur lainnya. - Tersedia Banyak Pilihan Cahaya
Kamu bisa memilih beberapa jenis warna cahaya, seperti:- Warm white (hangat & cozy)
- Cool white (terang & modern)
- Neutral white (natural & seimbang)
Bahkan ada LED RGB untuk efek dekoratif, meski umumnya tidak digunakan pada dapur minimalis.
- Pemasangan Fleksibel
LED strip mudah dipasang pada area-area sulit seperti:- Bawah kabinet atas
- Dalam kabinet kaca
- Sepanjang backsplash
- Pada rak terbuka
Fleksibilitas ini membuatnya cocok untuk berbagai model kitchen set.
- Meningkatkan Nilai Estetika Kitchen Set
Cahaya LED mampu menonjolkan material kitchen set seperti HPL serat kayu, marmer, atau kaca, sehingga tampilannya semakin elegan tanpa mengubah desain utama.
Tips Memilihnya
- Gunakan LED berkualitas agar tidak cepat mati atau meredup.
- Pilih LED dengan tone cahaya yang sesuai dengan nuansa dapur.
- Untuk dapur minimalis, neutral white biasanya paling ideal.
- Gunakan LED dengan pelindung (waterproof) jika dekat area wastafel.
- Pertimbangkan sensor otomatis untuk kemudahan dan penghematan energi.
Lebih jelasnya silahkan baca tips memilih Lampu LED.
7. Kitchen Set Tanpa Pegangan (Handleless).
Model kitchen set tanpa pegangan atau handleless sedang menjadi salah satu tren paling populer dalam desain dapur modern. Konsep ini menghilangkan penggunaan handle (gagang) pada laci dan pintu kabinet, sehingga tampilan dapur terlihat jauh lebih bersih, rapi, dan minimalis.

Mengapa Banyak Rumah Modern Memilih Handleless?
Desain tanpa pegangan memberikan kesan clean look, membuat dapur terasa lebih luas dan tidak “penuh”. Cocok sekali untuk kamu yang ingin dapur bergaya minimalis atau kontemporer.
Ada dua metode paling banyak digunakan dalam kitchen set handleless:
1. Sistem Push-Open
Pada sistem ini, laci atau pintu kabinet dapat terbuka hanya dengan menekan bagian depannya secara ringan.
Kelebihannya:
- Tampilan sangat bersih karena tidak ada alur atau handle apa pun
- Membuat kitchen set terlihat premium
- Mudah dibersihkan karena permukaannya rata
Kekurangannya:
- Mekanisme push-open biasanya lebih sensitif
- Jika terlalu sering ditekan keras, bisa memperpendek usia engsel dan rel
2. Alur Pegangan Tersembunyi (Integrated Handle / Gola Profile)
Model ini tetap memiliki pegangan, tapi tersembunyi di balik alur khusus yang membentuk celah untuk membuka pintu atau laci.
Kelebihannya:
- Lebih awet karena tidak mengandalkan mekanisme push
- Terlihat rapi, modern, dan elegan
- Lebih aman untuk anak karena tidak ada tonjolan
Kekurangannya:
- Biaya sedikit lebih tinggi karena perlu profil aluminium atau jalur khusus
- Sering kali lebih mudah mengumpulkan debu di area alur
Kelebihan Kitchen Set Handleless Secara Umum
- Estetika tinggi: terlihat modern, sleek, dan minimalis
- Aman: tidak ada bagian yang bisa membentur atau tersangkut
- Mudah dipadukan: cocok dengan warna netral, tekstur kayu, atau marmer
- Cocok untuk dapur kecil: membuat ruangan terlihat lebih luas
Siapa yang Cocok Menggunakan Model Ini?
Model handleless cocok untuk kamu yang:
- Suka desain minimalis
- Menginginkan dapur dengan tampilan modern dan elegan
- Tidak ingin banyak elemen yang menonjol
- Memiliki dapur kecil atau dapur terbuka (open kitchen)
8. Kitchen Set dengan Backsplash Motif.
Backsplash adalah bagian dinding yang berada di antara meja dapur (table top) dan kabinet atas. Fungsi utamanya memang untuk melindungi dinding dari cipratan minyak, air, atau bumbu saat memasak. Namun di dapur modern, backsplash juga menjadi elemen dekorasi yang sangat penting karena bisa memperkuat karakter dapur.

Saat ini, penggunaan backsplash motif semakin populer karena dapat memberikan sentuhan visual yang membuat dapur terlihat lebih menarik tanpa perlu mengubah struktur kitchen set.
Mengapa Banyak Orang Memilih Backsplash Motif?
- Mempercantik area dapur hanya dengan mengubah satu bagian kecil.
- Motif tertentu dapat menjadi fokus (focal point) yang membuat dapur terlihat lebih hidup.
- Lebih variatif, bisa disesuaikan dengan gaya minimalis, industrial, natural, hingga modern mewah.
- Mudah dipadukan dengan warna kitchen set yang cenderung netral.
Beberapa Motif Backsplash yang Sedang Tren
1. Subway Tile Putih
Motif ini paling populer untuk dapur minimalis. Bentuknya bata kecil yang disusun rapi.
Kelebihan:
- Tampak bersih dan modern
- Cocok untuk kitchen set warna apa saja
- Mudah dirawat
2. Keramik Heksagon (Honeycomb)
Motif sarang lebah memberi kesan unik dan estetik.
Kelebihan:
- Menjadi titik fokus dapur
- Kesan modern dan kekinian
- Banyak pilihan warna
3. Motif Marmer (Marble Look)
Motif marmer selalu memberi tampilan mewah tanpa harus memakai marmer asli yang mahal.
Kelebihan:
- Elegan dan berkelas
- Mudah dipadukan dengan warna netral
- Tersedia dalam banyak pola urat (veins)
4. Motif Terrazzo
Terrazzo sedang banyak diminati di rumah-rumah modern.
Kelebihan:
- Tampilannya artistik
- Kuat dan tidak mudah kotor
- Cocok untuk dapur minimalis dan skandinavia
5. Motif Batu Alam
Memberi kesan natural dan hangat.
Kelebihan:
- Look alami dan timeless
- Terlihat mahal
- Cocok untuk dapur rustic atau modern natural
Tips Memilih Backsplash Motif
- Pastikan warnanya senada dengan tone kitchen set agar tidak terlihat berantakan.
- Pilih motif yang tidak terlalu ramai jika dapur berukuran kecil.
- Gunakan bahan yang mudah dibersihkan, terutama di area kompor.
- Sesuaikan pola grout (nat) agar tampilannya tetap rapi.
- Pilih motif yang tidak cepat bosan, sehingga tetap awet bertahun-tahun.
Silahkan baca juga tentang kumpulan desain Backsplash yang keren.
Pembahasan Penting Lainnya.
Panduan Memilih Warna Kitchen Set Sesuai Gaya Dapur.
Memilih warna kitchen set sering kali menjadi tantangan tersendiri. Warna bukan hanya soal estetika, tetapi juga mempengaruhi suasana, kesan luas, dan keselarasan tampilan dapur secara keseluruhan. Jika warna yang dipilih tidak sesuai, dapur bisa terlihat sempit, gelap, atau tidak menyatu dengan konsep rumah.
Agar tidak salah pilih, berikut panduan lengkap memilih warna kitchen set sesuai gaya dapur Anda.
1. Sesuaikan dengan Gaya Interior Dapur
Langkah pertama adalah menentukan gaya dapur yang ingin ditonjolkan. Setiap gaya memiliki palet warna yang umum digunakan:
• Dapur Minimalis
Warna populer: putih, abu-abu, beige, cream, hitam. Kesan: bersih, simpel, modern. Jika dapur Anda kecil, pilih putih atau abu muda agar terlihat lebih luas.
• Dapur Modern
Warna populer: hitam matte, navy, cokelat gelap, abu charcoal, metalik.
Kesan: tegas, elegan, mewah.
Material seperti HPL glossy atau kaca akan memaksimalkan tampilannya.
• Dapur Skandinavia
Warna populer: putih, kayu natural, hijau sage, abu lembut. Kesan: hangat, cerah, alami. Cocok untuk rumah dengan pencahayaan natural yang kuat.
• Dapur Industrial
Warna populer: abu beton, hitam besi, cokelat kayu rustic. Kesan: maskulin, urban, artistik. Bisa dipadukan dengan lampu gantung industrial.
• Dapur Rustic
Warna populer: cokelat kayu tua, putih antik, krem, tanah (earth tone).
Kesan: hangat, tradisional, natural.
Cocok dipasangkan dengan perabot kayu dan tekstur kasar.
2. Sesuaikan Warna dengan Luas Ruangan
Luas dapur sangat memengaruhi pilihan warna yang tepat.
• Dapur Kecil
Gunakan warna cerah: putih, beige, abu muda, pastel. Kesan: lebih lapang dan terang.
Hindari menggunakan warna gelap di seluruh kitchen set karena membuat ruangan terasa sempit.
• Dapur Besar
Bisa memakai warna gelap maupun bold: hitam, biru navy, hijau emerald.
Kesan: mewah dan kuat. Anda juga bisa memadukan dua warna (two-tone) untuk tampilan modern.
3. Padukan dengan Warna Dinding, Lantai, dan Countertop
Kitchen set bukan satu-satunya elemen dapur. Semua harus menyatu.
- Jika dinding sudah memiliki warna kuat, pilih kitchen set warna netral.
- Jika lantai bermotif, gunakan kitchen set polos agar tidak “bertabrakan”.
- Countertop seperti marmer atau granit baiknya dipadukan dengan warna lembut agar teksturnya tetap menonjol.
Contoh kombinasi aman:
- Kitchen set putih + countertop marmer putih abu + backsplash subway tile.
- Kitchen set hijau sage + countertop putih.
- Kitchen set hitam matte + backsplash putih.
4. Coba Konsep Two-Tone Kitchen Set
Tren kitchen set sekarang sering menggunakan dua warna untuk tampilan yang lebih modern.
Contohnya:
- Atas putih, bawah kayu natural
- Atas abu muda, bawah navy
- Atas putih, bawah hitam (konsep modern minimalis)
Konsep ini memberikan kesan lebih dinamis tanpa terlihat terlalu mencolok.
5. Sesuaikan dengan Pencahayaan Dapur
Pencahayaan sangat berpengaruh pada hasil akhir warna.
- Cahaya alami melimpah: Lebih fleksibel memilih warna apa saja.
- Cahaya minim: Hindari warna gelap agar dapur tidak terlihat muram.
- Lampu warm white: Cocok untuk warna kayu dan earth tone.
- Lampu cool white: Cocok untuk dapur modern dan minimalis.
6. Perhatikan Warna Peralatan Dapur
Agar dapur terlihat harmonis, kitchen set sebaiknya menyatu dengan warna peralatan seperti:
- kompor
- kulkas
- microwave
- oven
- cooker hood
Jika peralatan berwarna silver/steel, hampir semua warna kitchen set cocok.
Jika peralatan berwarna hitam, kitchen set warna kayu atau putih sangat ideal.
7. Tentukan Kesan yang Ingin Ditampilkan
Setiap warna membawa mood yang berbeda:
- Putih → bersih, luas, rapi
- Hitam → elegan, premium
- Kayu natural → hangat, homey
- Hijau sage → tenang, segar
- Abu-abu → modern, netral
- Navy → mewah, tegas
Pilih sesuai karakter rumah dan selera pribadi.
Kesimpulan
Memilih warna kitchen set tidak bisa asal pilih. Anda perlu mempertimbangkan gaya dapur, ukuran ruangan, pencahayaan, hingga warna perabot lainnya. Dengan kombinasi yang tepat, kitchen set tidak hanya menjadi tempat penyimpanan, tetapi juga elemen yang mempercantik keseluruhan dapur.
Silahkan baca juga tentang;
Cukup sekian dan terimakasih.










