Cara Menata Dapur Kecil agar Terlihat Lebih Luas dan Rapi

Memiliki dapur dengan ukuran yang terbatas sering kali membuat aktivitas memasak terasa sempit dan kurang leluasa. Banyak orang mengalami masalah yang sama—mulai dari ruang gerak yang minimal, peralatan yang menumpuk, hingga area kerja yang cepat penuh. Padahal, dapur kecil tetap bisa terasa nyaman dan fungsional asalkan ditata dengan tepat.

Dengan pengaturan yang cerdas, dapur berukuran kecil justru bisa terlihat lebih luas dan rapi. Pemilihan warna, penyimpanan yang efisien, hingga penempatan perabot sangat berpengaruh terhadap kesan keseluruhan ruangan.

Menata dapur

Cara Terlengkap Menata Dapur Kecil agar Terlihat Lebih Luas dan Rapi.

1. Gunakan Warna Cerah agar Ruangan Terasa Lebih Lapang

Warna cerah seperti putih, krem, abu muda, atau pastel dapat memberikan ilusi ruang yang lebih besar. Warna-warna ini memantulkan cahaya sehingga dapur terasa lebih terang dan tidak sumpek.
Jika kamu ingin tampilan yang sedikit lebih hidup, tambahkan aksen warna pada backsplash atau peralatan dapur kecil.


2. Pilih Perabot dan Peralatan yang Minimalis

Dapur kecil membutuhkan perabot yang ramping dan tidak memakan banyak ruang.

Beberapa tipsnya:

  • Gunakan rak gantung yang tidak terlalu tebal
  • Pilih countertop yang simpel tanpa ornamen berlebih
  • Gunakan peralatan dapur yang ukurannya sesuai kebutuhan, bukan yang terlalu besar

Menghindari barang berlebihan dapat membuat ruang lebih lega.


3. Manfaatkan Dinding untuk Penyimpanan Tambahan

Jika kabinet bawah dan atas sudah penuh, dinding bisa menjadi area penyimpanan yang sangat efisien.

Kamu bisa memasang:

  • Hook gantung untuk wajan atau spatula
  • Magnetic bar untuk pisau
  • Rak terbuka untuk bumbu dan botol kecil
  • Rak sudut untuk mengisi space yang sering terbuang

Cara ini membantu meja dapur tetap bersih karena barang tidak menumpuk. Dan silahkan lihat Rak dapur dinding yang keren di Shopee.


4. Gunakan Rak atau Kabinet Serbaguna

Rak serbaguna dengan sistem bertingkat atau kabinet yang dilengkapi laci tarik (pull-out drawer) dapat memaksimalkan ruang. Kamu bisa menyimpan panci, bumbu, hingga stok makanan tanpa harus menumpuknya di satu tempat.

Furnitur seperti ini juga membuat dapur terlihat rapi karena semua barang punya tempatnya masing-masing.


5. Hindari Menaruh Barang di Atas Meja Dapur

Semakin banyak barang di countertop, semakin sempit dapur terlihat. Cobalah untuk:

  • Menyimpan blender, rice cooker, dan alat lain di dalam kabinet
  • Menata bumbu di rak khusus, bukan di atas meja
  • Mengosongkan area kerja agar memasak lebih leluasa

Countertop yang bersih akan langsung membuat dapur terlihat lebih lega.


6. Gunakan Pencahayaan yang Baik

Pencahayaan terang sangat penting untuk menciptakan kesan luas. Gunakan kombinasi:

  • Lampu utama
  • Lampu bawah kabinet (under-cabinet lighting)
  • Cahaya alami dari jendela bila ada

Semakin terang dapur, semakin luas dan nyaman tampilannya.


7. Pilih Peralatan Multifungsi

Agar tidak menumpuk banyak barang, gunakan peralatan yang punya lebih dari satu fungsi.

Contohnya:

  • Panci presto yang bisa sekaligus mengukus
  • Oven listrik yang juga bisa menjadi air fryer
  • Wadah penyimpanan yang bisa ditumpuk (stackable)

Cara ini membuat dapur lebih efisien dan barang yang disimpan tidak berlebihan.


8. Gunakan Rak Sliding di Area Bawah Sink

Area bawah wastafel sering terbuang percuma. Dengan memasang rak sliding, ruang ini bisa dimanfaatkan untuk menyimpan sabun, spons, cairan pembersih, dan perlengkapan lainnya.
Hasilnya, dapur lebih rapi dan tidak ada barang berserakan.


9. Pastikan Sirkulasi Udara Lancar

Dapur kecil biasanya mudah terasa pengap. Pastikan ada ventilasi atau jendela yang cukup agar udara berganti dengan baik. Jika tidak memungkinkan, gunakan exhaust fan atau cooker hood untuk mengurangi asap dan aroma masakan.


10. Terapkan Prinsip “Decluttering” Secara Berkala

Semakin kecil dapur, semakin penting untuk rutin menyingkirkan barang yang tidak pernah dipakai.
Lakukan decluttering setiap beberapa minggu:

  • Buang stok makanan kedaluwarsa
  • Singkirkan peralatan yang rusak
  • Donasikan alat yang jarang digunakan

Dapur akan terasa lebih ringan dan lega.


Penutup

Penataan dapur kecil agar terlihat lebih luas bukan tugas yang sulit. Dengan memilih warna cerah, memanfaatkan dinding, mengoptimalkan penyimpanan, dan menjaga countertop tetap bersih, dapur kecil bisa berubah menjadi ruang memasak yang nyaman dan fungsional.
Kuncinya adalah memilih peralatan dan perabot secukupnya, serta menata semuanya dengan rapi.


Pembahasan Penting Lainnya.


Kesalahan Umum dalam Menata Dapur Kecil yang Sering Dilakukan Orang.

Dapur kecil bisa terlihat rapi, nyaman, dan fungsional — asal ditata dengan benar. Namun, banyak orang tanpa sadar melakukan kesalahan dalam menata dapur kecil, sehingga ruang yang sebenarnya bisa optimal malah terasa semakin sesak dan berantakan.

Agar kamu bisa menghindari hal tersebut, berikut adalah beberapa kesalahan paling umum dalam menata dapur kecil dan cara mengatasinya.


1. Menumpuk Terlalu Banyak Barang di Meja Dapur

Countertop yang penuh adalah penyebab utama dapur terlihat sempit.
Kesalahan yang sering dilakukan:

  • Menaruh rice cooker, blender, toaster, dan alat lain di meja
  • Menyimpan botol bumbu di area kerja
  • Menaruh piring kotor terlalu lama

Semakin banyak barang di meja, semakin kecil ruang gerak yang tersisa.

Solusi: simpan alat yang jarang dipakai di kabinet, gunakan rak bumbu khusus, dan jaga countertop selalu minimalis.


2. Menggunakan Peralatan Dapur yang Terlalu Besar

Dapur kecil tidak cocok dengan peralatan raksasa seperti panci besar, microwave besar, atau kulkas dua pintu.

Akibatnya:

  • Ruang penyimpanan cepat penuh
  • Alat sulit ditata ulang
  • Dapur tampak sesak dan tidak seimbang

Solusi: pilih ukuran peralatan sesuai kebutuhan rumah tangga. Fokus pada alat yang benar-benar dipakai sehari-hari.


3. Tidak Memanfaatkan Area Dinding dan Ruang Vertikal

Banyak orang hanya mengandalkan kabinet bawah dan atas, padahal dinding bisa menjadi area penyimpanan yang sangat efektif.

Kesalahan yang sering terjadi:

  • Rak tidak optimal
  • Tidak ada hook gantung
  • Dinding dibiarkan kosong

Solusi: gunakan gantungan spatula, magnetic bar untuk pisau, rak terbuka, atau rak sudut.


4. Mengabaikan Pencahayaan yang Cukup

Pencahayaan gelap membuat dapur kecil tampak makin sempit dan pengap.

Kesalahan umum:

  • Hanya mengandalkan satu lampu
  • Area countertop tidak memiliki cahaya
  • Tidak membuka tirai untuk cahaya alami

Solusi: tambahkan lampu LED di bawah kabinet atau gunakan lampu putih yang terang.


5. Tidak Mengelompokkan Barang Sesuai Fungsi

Menata barang secara acak hanya membuat dapur berantakan.

Contoh kesalahan:

  • Bumbu tersebar di beberapa tempat
  • Wajan jauh dari kompor
  • Pisau bercampur dengan sendok makan

Solusi: kelompokkan barang berdasarkan aktivitas: area memasak, area cuci, area penyimpanan, dan area persiapan.


6. Membeli Peralatan yang Tidak Diperlukan

Dapur kecil tidak cocok untuk menampung banyak gadget dapur.

Kesalahan yang sering terjadi:

  • Membeli alat viral tapi jarang dipakai
  • Menyimpan alat lama yang sudah rusak
  • Terlalu banyak wadah plastik yang tidak seragam

Solusi: lakukan decluttering. Simpan hanya alat yang benar-benar berguna dan sering dipakai.


7. Menggunakan Kabinet Tanpa Pembagian yang Tepat

Kabinet yang kosong tanpa organizer biasanya membuat barang bertumpuk tidak rapi.

Kesalahan:

  • Tidak ada rak tambahan
  • Tidak ada pembatas laci
  • Barang kecil mudah hilang

Solusi: gunakan organizer, rak bertingkat, dan laci tarik agar penyimpanan lebih efisien.


8. Mengabaikan Area Bawah Sink

Area bawah wastafel sering dianggap tidak berguna padahal bisa menjadi tempat penyimpanan yang sangat baik.

Kesalahan umum:

  • Tidak dipasangi rak sliding
  • Barang ditumpuk tanpa wadah
  • Area lembap dibiarkan begitu saja

Solusi: gunakan rak tahan karat, wadah tertutup, dan ventilasi kecil untuk mencegah kelembapan.


9. Menggunakan Warna Gelap Berlebihan

Warna gelap memang elegan, tapi jika dipakai di dapur kecil bisa membuat ruangan terasa sempit dan berat.

Kesalahan:

  • Cat dinding terlalu gelap
  • Kabinet warna hitam semua
  • Pencahayaan kurang

Solusi: gunakan warna terang sebagai warna utama, lalu tambahkan aksen gelap secukupnya.


10. Tidak Menyediakan Ruang Kosong untuk Gerak

Banyak yang memasang terlalu banyak rak atau kabinet hingga area bergerak menjadi sempit.

Kesalahan:

  • Kompor dan sink terlalu berdekatan
  • Meja persiapan terlalu kecil
  • Ruang jalan hampir tidak ada

Solusi: pastikan ada ruang gerak minimal 80–90 cm untuk kenyamanan aktivitas memasak.


Penutup

Merawat dapur kecil sebenarnya tidak sulit, asalkan kamu menghindari kesalahan-kesalahan umum di atas. Dengan mengatur barang sesuai fungsi, memanfaatkan ruang vertikal, mengoptimalkan pencahayaan, dan menjaga countertop tetap lega, dapur kecil bisa terlihat rapi sekaligus nyaman untuk digunakan.


Ide Penyimpanan Vertikal untuk Dapur Sempit. 

Penyimpanan vertikal adalah cara menyimpan barang dengan memanfaatkan ruang ke atas (ruang vertikal), bukan hanya area mendatar seperti meja atau countertop. Banyak orang hanya fokus menaruh peralatan di atas meja, di dalam kabinet bawah, atau di laci, padahal dinding dan area atas yang kosong bisa dijadikan tempat penyimpanan tambahan.

Dengan kata lain, penyimpanan vertikal berarti menggunakan dinding, sisi lemari, area di atas kulkas, rak gantung, dan ruang kosong di bagian atas dapur untuk menata barang secara rapi dan efisien.

Dan dapur sempit sering kali membuat kita kehabisan ruang untuk menyimpan peralatan masak, bumbu, atau perlengkapan lainnya. Padahal, ada satu area yang sering diabaikan padahal sangat membantu: ruang vertikal. Dengan memanfaatkan dinding, sisi kabinet, hingga area kosong di bagian atas, kamu bisa menambah banyak tempat penyimpanan tanpa perlu memperluas ukuran dapur.

Berikut beberapa ide dan inspirasi penyimpanan vertikal yang bisa kamu terapkan di dapur kecil.


1. Rak Dinding Bertingkat untuk Penyimpanan Maksimal

Rak dinding bertingkat adalah solusi paling mudah sekaligus efektif. Kamu bisa memasangnya:

  • Di atas meja dapur
  • Di sisi kiri atau kanan cooker hood
  • Di area kosong dekat jendela

Rak ini bisa digunakan untuk menyimpan bumbu, botol minyak, gelas, atau dekorasi kecil. Selain fungsional, tampilannya juga membuat dapur terlihat lebih rapi dan stylish.


2. Gunakan Hook Gantung untuk Peralatan Masak

Jika dinding kosong masih tersedia, pasang hook gantung atau rel gantung panjang. Ini cocok untuk:

  • Wajan kecil
  • Sutil dan spatula
  • Talenan
  • Sendok sayur
  • Panci kecil

Dengan cara ini, meja dapur tetap bersih dan kamu bisa mengambil alat dengan lebih cepat.


3. Manfaatkan Sisi Kabinet atau Lemari yang Sering Terabaikan

Bagian samping kabinet sering kali tidak digunakan. Padahal, itu bisa menjadi area penyimpanan tambahan.
Kamu bisa menambahkan:

  • Rak gantung magnet
  • Hook tempel
  • Rak kayu tipis untuk bumbu atau tisu

Trik ini sangat cocok untuk dapur kecil karena tidak memakan banyak tempat.


4. Pasang Magnetic Bar untuk Menggantung Pisau

Magnetic bar adalah solusi aman dan hemat ruang untuk menyimpan pisau dapur.

Keuntungannya:

  • Pisau tidak menumpuk di laci
  • Lebih mudah diambil saat memasak
  • Area laci bisa digunakan untuk alat lain

Selain pisau, kamu juga bisa menggantung gunting dapur atau alat kecil berbahan logam.


5. Gunakan Rak Sudut Vertikal

Sudut dapur sering menjadi ruang kosong.
Dengan rak sudut vertikal, kamu bisa menaruh:

  • Wadah bumbu
  • Piring
  • Mug
  • Wadah kecil untuk makanan kering

Model berdiri maupun gantung sama-sama efektif untuk ruang sempit.


6. Tambahkan Rak Gantung di Bawah Kabinet Atas

Jika kamu punya kabinet atas, bagian bawahnya bisa dipasangi rak gantung tambahan.

Rak ini cocok untuk:

  • Gelas
  • Mug
  • Piring kecil
  • Wadah penyimpanan tipis

Rak bawah kabinet juga memberi akses cepat tanpa membuka pintu lemari.


7. Gunakan Rak Pegboard yang Fleksibel

Pegboard adalah papan berlubang yang bisa diberi hook, rak kecil, atau gantungan lainnya.

Keunggulannya:

  • Bisa diatur ulang kapan saja
  • Menyimpan banyak alat sekaligus
  • Tampilan modern dan minimalis

Pegboard cocok untuk dapur yang suka berganti layout atau punya banyak peralatan kecil.


8. Manfaatkan Ruang di Atas Kulkas atau Kabinet

Ruang atas sering dibiarkan kosong padahal sangat berguna.
Kamu bisa menaruh:

  • Container penyimpanan
  • Wadah bahan makanan
  • Peralatan yang jarang dipakai

Gunakan keranjang atau box agar tampilannya tetap rapi dan tidak berantakan.


9. Gunakan Rak Gantung di Pintu Lemari

Pintu lemari bisa ditambahkan rak tipis untuk:

  • Bumbu
  • Plastik wrap
  • Spons cuci
  • Tutup panci

Solusi ini membuat lemari lebih fungsional tanpa mengubah desain utama.


10. Pasang Shelf Floating (Rak Melayang)

Rak melayang memberi kesan ringan dan minimalis.
Selain untuk bumbu, kamu bisa menata:

  • Tanaman kecil
  • Koleksi mug
  • Wadah kaca bening

Rak melayang cocok untuk dapur kecil karena tidak terlihat “berat” dan tidak membuat ruangan terasa penuh.


Penutup

Penyimpanan vertikal adalah solusi cerdas untuk dapur sempit. Dengan memanfaatkan dinding, sisi kabinet, hingga area tinggi, kamu bisa membuat dapur lebih lega dan tertata tanpa perlu renovasi besar.

Yang terpenting adalah memilih penyimpanan yang sesuai kebutuhan dan menjaga agar barang tetap rapi, tidak menumpuk sembarangan. Dapur yang kecil pun bisa terlihat modern, fungsional, dan nyaman digunakan setiap hari.


Tips Menata Bumbu Masak agar Rapi dan Mudah Diambil. 

Bumbu masak adalah salah satu elemen yang paling sering digunakan di dapur. Mulai dari garam, merica, bubuk bawang, hingga bumbu dapur instan, maka semuanya harus ditata dengan rapi agar mudah dicari. Sayangnya, banyak dapur yang justru terlihat berantakan karena bumbu disimpan sembarangan, wadah tidak seragam, atau penempatan yang kurang tepat.

Dengan penataan yang benar, kamu bisa membuat dapur terlihat lebih rapi, bersih, dan pastinya memasak jadi jauh lebih cepat.

Berikut tips menata bumbu masak agar selalu tertata dan mudah dijangkau.

1. Gunakan Wadah Bumbu yang Seragam

Wadah yang seragam membuat tampilan dapur lebih cantik dan rapi. Selain itu, ukuran yang sama memudahkan kamu menatanya di rak atau laci.

Keuntungan wadah seragam:

  • Tampilan lebih bersih
  • Mudah ditumpuk
  • Hemat ruang
  • Mempermudah pengelompokan

Kamu bisa memilih toples kaca, botol kecil stainless, atau wadah plastik berkualitas food grade.


2. Beri Label pada Setiap Wadah

Label adalah kunci dapur rapi. Dengan label, kamu tidak akan salah mengambil bumbu dan proses memasak jadi lebih cepat.

Kamu bisa menggunakan:

  • Label stiker
  • Label chalkboard
  • Label cetak dengan font minimalis

Pastikan tulisannya jelas dan tidak mudah luntur.


3. Kelompokkan Bumbu Berdasarkan Jenisnya

Mengelompokkan bumbu memudahkan kamu mengambilnya sesuai kategori. Misalnya:

  • Bumbu kering: lada, ketumbar bubuk, kunyit bubuk
  • Bumbu basah: kecap, saus, minyak wijen, sambal
  • Bumbu instan: kaldu bubuk, bumbu sachet
  • Bahan aromatik: bawang merah, bawang putih, jahe

Dengan sistem ini, kamu tidak bingung mencari bumbu ketika memasak.


4. Manfaatkan Rak Bumbu Khusus

Rak bumbu sangat membantu menjaga bumbu tetap rapi dan mudah dijangkau. Ada beberapa jenis rak yang bisa dipilih:

  • Rak dinding → hemat tempat, cocok untuk dapur kecil
  • Rak putar (lazy susan) → mudah diakses dari semua sisi
  • Rak laci tarik → cocok untuk tampilan dapur minimalis
  • Rak countertop bertingkat → rapi di atas meja tanpa makan banyak ruang

Pilih rak sesuai kondisi dapurmu. Yang kami rekomendasikan ini, rak bumbu simpel di Shopee.


5. Simpan Bumbu yang Sering Dipakai di Tempat Terdekat

Agar memasak lebih praktis, pisahkan bumbu yang sering dipakai, seperti garam, gula, lada, kaldu bubuk, dan bawang putih bubuk.

Simpan bumbu ini di:

  • Rak kecil dekat kompor
  • Rak dinding mini
  • Tray khusus di atas meja dapur

Sedangkan bumbu yang jarang dipakai bisa disimpan di rak yang lebih tinggi.


6. Gunakan Laci Khusus Bumbu

Jika tidak ingin bumbu terlihat di luar, laci khusus bisa jadi pilihan favorit. Beberapa tipsnya:

  • Gunakan tray organizer agar wadah tidak berserakan
  • Susun bumbu secara mendatar agar label terlihat
  • Pilih laci yang dekat dengan kompor untuk akses cepat

Laci seperti ini memberikan tampilan dapur yang lebih bersih dan minimalis.


7. Simpan Bumbu Sachet dalam Wadah Khusus

Bumbu sachet sering membuat dapur berantakan karena bentuknya kecil dan mudah tercecer. Gunakan:

  • Kotak plastik kecil
  • Wadah akrilik transparan
  • Organizer laci

Kelompokkan berdasarkan jenis agar mudah dicari.


8. Hindari Menyimpan Bumbu Dekat Panas

Suhu panas bisa merusak kualitas bumbu, terutama bumbu bubuk dan rempah kering. Jangan simpan bumbu terlalu dekat dengan kompor atau oven.

Idealnya, bumbu disimpan di:

  • Rak dinding sebelah kompor (bukan tepat di atas api)
  • Laci bagian tengah
  • Kabinet tertutup yang tidak terkena panas langsung

Ini membuat bumbu bertahan lebih lama.


9. Bersihkan Rak Secara Berkala

Tumpahan bubuk ketumbar, kunyit, atau gula sering membuat rak lengket.
Bersihkan rak bumbu setiap 1–2 minggu dengan:

  • Lap microfiber
  • Air hangat
  • Sedikit sabun

Selain lebih higienis, dapur juga akan terlihat lebih rapi.


Penutup

Menata bumbu masak agar rapi dan mudah diambil tidak membutuhkan biaya besar. Kuncinya adalah pemilihan wadah yang seragam, pengelompokan bumbu, penggunaan rak yang tepat, dan kebiasaan menata ulang secara berkala. Dengan sistem penyimpanan yang benar, kamu tidak hanya membuat dapur terlihat lebih cantik, tapi juga mempercepat proses memasak setiap hari.

Dan silahkan lihat tempat penyimpanan bumbu di Shopee.


Ide Penataan Meja Dapur agar Selalu Terlihat Bersih. 

Meja dapur atau countertop adalah area yang paling sering digunakan untuk menyiapkan makanan. Karena sering dipakai, area ini juga paling cepat terlihat berantakan. Barang yang tidak tertata, peralatan yang menumpuk, hingga bumbu yang dibiarkan di atas meja sering membuat dapur tampak penuh dan kurang nyaman dipandang.

Padahal, menjaga meja dapur tetap bersih dan rapi tidak harus sulit. Dengan beberapa trik sederhana, tampilan dapur bisa langsung berubah menjadi lebih lega dan enak dipandang.

Berikut beberapa ide penataan meja dapur agar selalu terlihat bersih.


1. Batasi Barang yang Boleh Ada di Meja Dapur

Salah satu cara paling efektif untuk membuat meja dapur terlihat rapi adalah dengan membatasi barang yang diletakkan di atasnya. Prinsipnya: Semakin sedikit barang di meja, semakin luas dan bersih tampilannya.

Barang yang ideal berada di meja dapur hanya:

  • Dispenser sabun
  • Tempat pisau
  • Tempat talenan
  • Satu atau dua wadah bumbu yang paling sering dipakai

Selain itu, simpan barang lain di dalam kabinet atau rak.


2. Gunakan Wadah Serbaguna untuk Menyatukan Barang

Agar meja dapur tidak terlihat “ramai”, gunakan satu tray atau keranjang kecil untuk mengumpulkan barang-barang kecil.

Misalnya:

  • Minyak goreng
  • Garam
  • Gula
  • Bumbu masak harian

Dengan wadah ini, meja tampak lebih rapi karena barang tidak tersebar.


3. Pilih Tempat Pisau yang Minimalis

Tempat pisau sering menjadi fokus utama di meja dapur. Pilih yang modelnya ramping dan tidak terlalu besar.
Alternatif lain: magnetic knife bar yang ditempel di dinding. Ini membuat meja semakin kosong dan terlihat bersih.


4. Hindari Menumpuk Peralatan di Atas Meja

Blender, rice cooker, toaster, hingga ketel listrik sering membuat meja terlihat penuh. Jika memungkinkan, simpan peralatan ini di:

  • Rak terbuka
  • Kabinet bawah
  • Rak geser khusus peralatan elektronik

Biarkan hanya satu alat yang paling sering digunakan berada di meja.


5. Gunakan Rak Tingkat untuk Menghemat Ruang

Jika kamu tetap perlu menyimpan beberapa barang di meja, gunakan rak tingkat agar penataannya lebih vertikal.

Rak ini cocok untuk:

  • Piring harian
  • Mug
  • Wadah bumbu
  • Makanan kecil

Dengan sistem bertingkat, meja tidak terlihat sesak.


6. Letakkan Talenan di Tempat Khusus

Talenan sering dibiarkan tergeletak di atas meja setelah digunakan. Agar lebih rapi:

  • Gunakan standing rack khusus talenan
  • Atau letakkan di slot kabinet sempit vertikal

Meja pun akan terlihat lebih bersih.


7. Jangan Biarkan Sabun dan Spons Berceceran

Area dekat sink biasanya paling mudah terlihat berantakan. Gunakan:

  • Holder spons yang ditempel
  • Wadah sabun yang elegan
  • Tray kecil untuk menampung tetesan air

Selain lebih rapi, area ini juga lebih higienis.


8. Pilih Dekorasi Sederhana yang Tidak Mengganggu

Sedikit dekorasi bisa membuat meja dapur lebih menarik asalkan tidak berlebihan.
Pilih dekorasi yang kecil dan tidak memakan tempat, seperti:

  • Tanaman kecil
  • Vas ramping
  • Jar dekoratif

Hindari dekorasi besar yang justru membuat meja penuh.


9. Biasakan Membersihkan Meja Setiap Setelah Memasak

Penataan rapi tidak ada gunanya jika meja jarang dibersihkan.
Biasakan:

  • Mengelap meja setiap selesai memasak
  • Menyingkirkan remah atau tumpahan bumbu
  • Mengembalikan barang ke tempatnya

Kebiasaan kecil ini membuat meja selalu tampak bersih sepanjang hari.


10. Gunakan Cutting Mat atau Alas Serbaguna

Alas multifungsi bisa membantu menjaga meja tetap bersih karena:

  • Mudah dibersihkan
  • Menahan minyak dan air
  • Tidak merusak permukaan meja

Setelah selesai, cukup angkat alasnya dan cuci. Meja tetap kinclong.


Penutup

Meja dapur yang rapi memberi kesan dapur lebih bersih dan luas. Kuncinya adalah membatasi barang, memanfaatkan tempat penyimpanan dengan baik, dan membangun kebiasaan merapikan setelah memasak. Dengan penataan yang tepat, dapur akan terasa lebih nyaman digunakan setiap hari.

Silahkan baca tips memilih meja dapur yang sesuai kebutuhan.


Cukup sekian dan Rumevo adalah solusi untuk mencari peralatan rumah tangga termasuk kebutuhan dapur. Silahkan baca juga tentang

  1. Solusi Dapur Bau Tidak Sedap.
  2. Mendesain Dapur terbuka.

Terimakasih.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top