Jenis-Jenis Wastafel Dapur dan Cara Memilihnya dengan Cerdas

Wastafel merupakan salah satu elemen yang paling sering digunakan setiap hari, baik untuk mencuci bahan makanan, peralatan masak, maupun menjaga kebersihan area kerja. Karena fungsinya begitu penting, keberadaannya tidak hanya mempengaruhi kenyamanan saat beraktivitas di dapur, tetapi juga berdampak pada tampilan dan efisiensi dapur.

Dengan beragam jenis, ukuran, dan material yang tersedia di pasaran, setiap rumah memiliki kebutuhan berbeda-beda. Wastafel yang tepat dapat membuat pekerjaan dapur terasa lebih ringan, lebih rapi, dan bebas masalah seperti percikan air atau pembuangan yang mudah mampet. Karena itu, penting untuk memahami apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.

Memilih wastafel

7 Cara Memilih Wastafel Dapur yang Tepat untuk Rumah Anda.

1. Tentukan Jenis Wastafel Sesuai Kebutuhan Pemakaian. 

Cara pertama dalam memilih wastafel dapur adalah memahami kebutuhan memasak dan kebiasaan di dapur.

Jika jarang memasak

Gunakan single bowl sink yang lebih simpel dan hemat ruang.

Jika sering memasak atau mencuci banyak peralatan

Pilih double bowl sink agar bisa memisahkan aktivitas mencuci peralatan dan bahan makanan.

Jika ingin tampilan modern & rapi

Pilih undermount sink yang terpasang di bawah meja dapur.

Jika ingin pemasangan mudah

Gunakan top mount / drop-in sink.

Pilih jenis wastafel yang benar-benar mendukung rutinitasmu agar nyaman digunakan setiap hari.


2. Pilih Ukuran yang Sesuai dengan Dimensi Meja Dapur

Memilih wastafel tidak bisa hanya berdasarkan desain. Ukuran harus diperhitungkan agar tidak membuat meja dapur terasa sempit atau tidak seimbang.

Lebar wastafel ideal: 40–60 cm

  • Dapur kecil → 40–45 cm
  • Dapur sedang → 50–55 cm
  • Dapur besar → 55–60 cm

Panjang wastafel

  • Single bowl → 70–90 cm
  • Double bowl → 100–120 cm

Kedalaman wastafel: 18–23 cm

Kedalaman yang tepat membantu mencegah cipratan air dan lebih nyaman saat mencuci banyak barang.

Tips:

Pastikan ukuran wastafel masih menyisakan ruang persiapan di countertop.


3. Pilih Material yang Awet dan Mudah Dirawat

Material wastafel sangat berpengaruh pada daya tahan dan kepraktisan.

✔ Stainless Steel

Paling populer, anti karat, ringan, mudah dibersihkan. Cocok untuk: pemakaian rutin.

✔ Granite Composite

Elegan, tahan gores, tidak berisik. Cocok untuk: dapur modern.

✔ Keramik

Tampilan bersih, tidak mudah bernoda. Cocok untuk: dapur minimalis dan klasik.

✔ Enamel Cast Iron

Sangat kuat dan premium. Cocok untuk: dapur mewah.

Tips penting:

Jika memilih stainless steel, perhatikan tingkat ketebalan (lebih tebal lebih kuat dan tidak berisik).


4. Perhatikan Lubang dan Jenis Keran yang Akan Dipakai

Banyak orang lupa memeriksa bagian ini dan akhirnya keran tidak cocok saat pemasangan.

Periksa:

  • Jumlah lubang (1–3 lubang)
  • Posisi lubang
  • Kesesuaian dengan jenis keran: tarik (pull-out), fleksibel, atau standar
  • Ketinggian keran agar tidak menyebabkan cipratan air

Memastikan kecocokan sejak awal dapat menghindari biaya tambahan saat pemasangan.


5. Pilih Model Pembuangan yang Mudah Dibersihkan

Wastafel yang baik memiliki sistem pembuangan yang:

  • mudah dilepas
  • tidak mudah mampet
  • ada saringan (strainer) untuk menyaring sisa makanan

Sistem pembuangan yang tepat akan menghindari bau tidak sedap dan masalah mampet yang sering terjadi di dapur.


6. Pilih Wastafel Berdasarkan Ketebalan & Kualitas Finishing

✔ Ketebalan stainless steel ideal: 1.0–1.5 mm

Lebih tebal berarti lebih kuat dan tidak berisik.

✔ Finishing matte

Menyamarkan goresan dan noda.

✔ Finishing glossy

Tampak lebih bersih namun mudah terlihat gores.

Pilih finishing sesuai gaya dapur dan seberapa sering wastafel digunakan.


7. Sesuaikan dengan Budget dan Garansi Produk

Harga wastafel bervariasi berdasarkan material, ukuran, dan merek.
Namun, yang penting adalah:

  • Pilih produk yang memiliki garansi resmi
  • Hindari material yang terlalu murah karena biasanya tipis dan cepat rusak
  • Sesuaikan dengan kekuatan kabinet agar wastafel yang berat tidak merusak struktur meja

Kesimpulan

Membeli wastafel dapur yang tepat adalah dengan mempertimbangkan jenis, ukuran, material, lubang keran, sistem pembuangan, dan kualitas finishing. Semua faktor ini akan memengaruhi kenyamanan dan keawetan wastafel dalam jangka panjang.

Dengan pemilihan yang tepat, wastafel dapur tidak hanya fungsional tetapi juga mendukung tampilan dapur agar lebih rapi dan modern.


8 Jenis Wastafel Dapur: Mana yang Paling Cocok untuk Rumah Anda?

1. Single Bowl Sink. 

Single bowl sink adalah jenis wastafel dapur yang hanya memiliki satu bak besar tanpa sekat. Ini merupakan model yang paling umum dan banyak digunakan, terutama pada rumah-rumah minimalis atau dapur dengan ruang terbatas.

Wastafel Single bowl sink

Meskipun terlihat sederhana, single bowl sink memiliki banyak keunggulan yang membuatnya tetap menjadi pilihan populer.


Kelebihan Single Bowl Sink

1. Lebih Hemat Tempat

Single bowl tidak memerlukan ruang yang luas karena hanya memiliki satu bak.
Ini sangat cocok untuk dapur kecil, apartemen, atau kitchen set minimalis yang tidak punya banyak ruang untuk instalasi sink besar.

2. Area Cuci Lebih Luas

Karena tidak ada sekat pembatas, ruang di dalam bak menjadi lebih optimal.
Kamu bisa mencuci panci besar, wajan, atau alat masak berukuran besar tanpa kesulitan, sesuatu yang sering jadi masalah pada double bowl sink.

3. Lebih Mudah Dibersihkan

Tidak adanya sekat membuat permukaannya lebih mudah dijangkau.
Pembersihan lebih cepat karena tidak ada sudut-sudut sulit yang biasanya ada pada wastafel multi-bak.

4. Harga Lebih Terjangkau

Pada umumnya, single bowl sink memiliki harga yang lebih murah dibandingkan double bowl atau farmhouse sink, karena desainnya lebih sederhana.

5. Instalasi Mudah

Cocok untuk berbagai jenis meja dapur, baik top mount maupun undermount.
Pemasangannya pun cenderung lebih cepat karena tidak memerlukan penyesuaian kompleks.


Kekurangan Single Bowl Sink

1. Tidak Bisa Memisahkan Pekerjaan

Dengan satu bak, kamu tidak bisa memisahkan antara:

  • mencuci peralatan
  • mencuci bahan makanan
  • meniriskan piring / sayuran

Ini bisa sedikit menghambat saat pekerjaan dapur sedang banyak.

2. Menumpuk Lebih Cepat

Karena semua aktivitas dilakukan pada satu bak, wastafel bisa terlihat cepat penuh jika tidak langsung dibersihkan.


Siapa yang Cocok Menggunakan Single Bowl Sink?

Jenis wastafel ini ideal untuk:

  • Rumah atau apartemen berukuran kecil
  • Pengguna yang tidak terlalu sering memasak dalam volume besar
  • Dapur minimalis yang mengutamakan efisiensi ruang
  • Pengguna yang membutuhkan area cuci luas tanpa sekat

Jika dapurmu kecil namun kamu sering mencuci panci besar atau peralatan masak ukuran besar, single bowl sink adalah pilihan terbaik.


2. Double Bowl Sink.

Double Bowl Sink adalah jenis wastafel yang memiliki dua bak di dalam satu unit wastafel. Dua bak ini bisa berukuran sama besar atau berbeda ukuran (misalnya satu besar dan satu lebih kecil). Jenis wastafel ini semakin populer karena menawarkan fleksibilitas lebih dibanding model single bowl.

Wastafel Double Bowl Sink


Kelebihan Double Bowl Sink

1. Bisa Memisahkan Area Kerja

Inilah keunggulan utamanya.
Dengan dua bak, kamu bisa:

  • Mencuci bahan makanan di satu sisi
  • Merendam atau mencuci peralatan di sisi lainnya

Ini sangat membantu agar aktivitas memasak lebih teratur dan higienis.


2. Lebih Efisien Saat Volume Pekerjaan Dapur Banyak

Saat memasak untuk keluarga besar atau memasak banyak menu sekaligus, double bowl sangat terasa manfaatnya.

Contohnya:

  • Satu bak dipakai untuk membilas sayur
  • Bak lainnya untuk membersihkan piring bekas masak

Semua jadi lebih cepat dan tidak menumpuk.


3. Bisa Digunakan untuk Menyortir Peralatan

Jika kamu punya banyak peralatan masak, kamu bisa memisahkan:

  • Peralatan besar seperti wajan atau panci di satu sisi
  • Peralatan kecil seperti sendok dan spatula di sisi lainnya

Aktivitas mencuci jadi lebih rapi dan terorganisir.


4. Penghematan Air (Tergantung Penggunaan)

Jika ingin merendam peralatan, kamu cukup mengisi satu bak kecil dibanding mengisi bak besar seperti pada single bowl. Pada beberapa situasi, ini bisa membantu menghemat air.


Kekurangan Double Bowl Sink

1. Membutuhkan Ruang Meja yang Lebih Lebar

Karena ukurannya lebih besar, wastafel jenis ini tidak cocok untuk dapur kecil.
Minimal lebar meja dapur biasanya perlu 90–120 cm untuk memasang model ini dengan nyaman.


2. Bak Cenderung Lebih Kecil per Sisinya

Jika kedua bak berukuran sama, otomatis masing-masing menjadi lebih kecil dibanding single bowl yang satu besar penuh. Ini bisa menyulitkan mencuci panci besar atau wajan jumbo.


3. Instalasi Pipa Lebih Kompleks

Karena dua bak, sistem pipa pembuangannya juga lebih banyak.
Konsekuensinya:

  • Potensi mampet lebih tinggi
  • Pemasangan butuh ketelitian lebih

Jenis-jenis Double Bowl Sink (Berdasarkan Desain Bak)

Ada beberapa variasi desain double bowl:

a. Equal Double Bowl

Kedua bak berukuran sama (50:50).
Cocok untuk penggunaan serbaguna sehari-hari.

b. Offset Double Bowl

Satu bak besar, satu bak lebih kecil (60:40 atau 70:30).
Cocok untuk yang sering mencuci peralatan besar tetapi tetap ingin punya bak tambahan.

c. Double Bowl dengan Drainboard

Satu bak dilengkapi area khusus untuk mengalirkan air (tempat tirisan).
Ideal untuk dapur yang ingin mengurangi rak ekstra.


Siapa yang Cocok Menggunakan Double Bowl Sink?

  • Keluarga yang sering memasak
  • Rumah dengan frekuensi mencuci peralatan tinggi
  • Dapur yang memiliki meja cukup luas
  • Pengguna yang ingin efisiensi kerja lebih baik di area wastafel
  • Pemilik usaha kuliner kecil atau katering rumahan

Jika dapur kecil atau jarang memasak masakan rumit, single bowl mungkin lebih cocok.


3. Top Mount / Drop-In Sink. 

Top Mount Sink atau sering disebut juga Drop-In Sink adalah jenis wastafel dapur yang dipasang dari atas meja. Wastafel ini memiliki bibir (rim) yang terlihat di atas permukaan meja dan berfungsi menahan wastafel agar tetap kokoh.

Wastafel Top Mount Sink

Jenis ini merupakan model paling umum dan sering ditemukan di banyak rumah karena instalasinya mudah dan tidak membutuhkan penyesuaian kabinet secara khusus.


Ciri-Ciri Utama Top Mount Sink

  • Dipasang dengan cara menjatuhkan wastafel ke lubang meja—karena itu disebut drop-in.
  • Memiliki bibir yang menonjol di sekeliling wastafel.
  • Cocok untuk hampir semua material meja, termasuk keramik, granit, HPL, atau kayu.

Kelebihan Top Mount / Drop-In Sink

1. Pemasangan Sangat Mudah

Tidak perlu teknisi khusus. Pemilik rumah pun bisa memasangnya sendiri hanya dengan membuat lubang sesuai ukuran wastafel.

2. Cocok untuk Semua Jenis Countertop

Berbeda dengan undermount yang butuh meja kuat, top mount bisa dipasang pada:

  • HPL
  • Kayu
  • Keramik
  • Granit
  • Marmer
    Hampir tanpa risiko kerusakan.
3. Lebih Terjangkau

Harga wastafel jenis ini umumnya lebih murah dibanding undermount atau integrated sink. Biaya pemasangannya pun lebih rendah.

4. Lebih Aman dari Kebocoran

Karena bibir wastafel menutupi area potongan meja, risiko air meresap ke dalam meja (terutama pada countertop HPL atau kayu) lebih kecil.


Kekurangan Top Mount / Drop-In Sink

1. Bagian Bibir Mudah Kotor

Area di bawah bibir wastafel dapat menjadi tempat menumpuk:

  • Minyak
  • Debu
  • Air
  • Sisa makanan

Jika tidak rutin dibersihkan, dapat menimbulkan kerak atau jamur.

2. Tampilan Kurang “Clean”

Dari segi estetika, top mount terlihat lebih tradisional dan kurang modern dibandingkan undermount yang tampak rata.

3. Area Meja Sedikit Berkurang

Bibir wastafel menutupi sedikit permukaan meja, meskipun tidak terlalu signifikan.


Untuk Siapa Top Mount Sink Cocok?

Jenis wastafel ini ideal untuk:

  • Pengguna dengan budget terbatas yang ingin wastafel fungsional tapi ekonomis.
  • Rumah atau apartemen kecil yang tidak membutuhkan instalasi rumit.
  • Countertop yang berbahan HPL atau kayu, yang tidak cocok untuk pemasangan undermount.
  • Pemilik rumah yang ingin memasang wastafel sendiri tanpa teknisi profesional.

Kesimpulan. 

Top Mount / Drop-In Sink adalah pilihan aman, praktis, dan ekonomis untuk dapur apa pun. Meskipun tampilannya tidak se-moderen undermount, wastafel jenis ini sangat mudah dipasang dan perawatannya tidak rumit. Cocok untuk penggunaan harian, terutama jika kamu mencari wastafel yang kuat dan tidak merepotkan.


4. Undermount Sink (Wastafel Tanam Bawah Meja). 

Undermount sink adalah jenis wastafel dapur yang dipasang di bawah permukaan meja sehingga bibir wastafel tidak terlihat dari atas. Hasilnya, tampilan meja dapur tampak lebih rata, rapi, dan modern. Jenis ini semakin populer karena terlihat premium dan praktis untuk kegiatan dapur sehari-hari.

Wastafel Undermount sink


Ciri Utama Undermount Sink

  • Dipasang dari bawah countertop menggunakan bracket/penahan khusus.
  • Tidak memiliki bibir yang berada di atas meja.
  • Permukaan meja terlihat seamless atau menyatu.
  • Umumnya digunakan pada material meja yang kuat seperti granit, quartz, dan solid surface.

Kelebihan Undermount Sink

1. Tampilan Modern dan Mewah

Karena bibir wastafel tidak terlihat, dapur terlihat lebih bersih dan minimalis. Cocok untuk kitchen set modern.

2. Mudah Dibersihkan

Kotoran, sisa makanan, atau air di meja dapat langsung dilap ke dalam wastafel tanpa terhalang bibir sink.
Hal ini membuat countertop tetap bersih dan higienis.

3. Area Meja Terlihat Lebih Luas

Karena desainnya yang rata, meja dapur tampak lebih lega dan tidak terputus oleh garis bibir wastafel.

4. Lebih Ergonomis

Akses untuk memasukkan peralatan masak besar lebih mudah karena tidak ada bibir yang menonjol.


Kekurangan Undermount Sink

1. Biaya Pemasangan Lebih Mahal

Karena perlu bracket kuat, lem khusus, dan penyesuaian meja dapur, pemasangannya lebih rumit daripada drop-in sink biasa.

2. Tidak Cocok untuk Semua Material Meja

Material meja yang rapuh seperti keramik biasa atau kayu mentah kurang ideal karena bisa retak atau melengkung menahan beban sink.

3. Perlu Pemasangan Profesional

Jika pemasangan tidak rapi, risiko kebocoran atau sink melorot bisa terjadi. Butuh ahli yang berpengalaman.


Material Wastafel yang Cocok untuk Undermount Sink

  • Stainless steel (paling umum, ringan, kuat)
  • Granite composite
  • Quartz sink
  • Solid surface sink

Material harus cukup ringan atau memiliki metode pemasangan yang aman di bawah countertop.


Kapan Harus Memilih Undermount Sink?

Undermount sink sangat cocok jika:

  • Kamu menginginkan desain dapur modern minimalis.
  • Countertop menggunakan material kuat seperti granit atau quartz.
  • Ingin meja dapur mudah dibersihkan tanpa celah kotoran.
  • Menginginkan tampilan dapur yang rapi, elegan, dan premium.

5. Farmhouse / Apron Front Sink. 

Farmhouse sink, atau sering disebut apron front sink, adalah jenis wastafel dapur yang memiliki desain unik karena bagian depannya terlihat menonjol keluar dari kabinet. Model ini awalnya populer di rumah-rumah pedesaan Eropa, namun sekarang menjadi salah satu pilihan paling populer untuk dapur modern karena tampilannya yang elegan dan fungsional.

Wastafel Farmhouse sink


Ciri Khas Farmhouse / Apron Front Sink

  • Bagian depan terbuka dan tampak jelas, tidak tersembunyi di balik kabinet seperti sink biasa.
  • Kedalaman bak lebih besar, memudahkan mencuci panci, wajan, atau peralatan besar.
  • Bentuk biasanya persegi panjang, dengan tampilan yang tegas dan estetik.
  • Dipasan dengan cara “sliding-in”, sehingga menyatu dengan meja dapur dan kabinet.

Kelebihan Farmhouse Sink

1. Tampilan Sangat Estetik dan Premium

Inilah alasan utama banyak orang memilih. Farmhouse sink memberikan kesan:

  • hangat
  • klasik
  • mewah
  • rapi

Cocok untuk dapur bergaya modern farmhouse, rustic, vintage, maupun transitional.

2. Kapasitas Sangat Besar

Baknya biasanya lebih lebar dan lebih dalam dibanding sink biasa.
Keuntungannya:

  • mudah mencuci peralatan besar
  • meminimalisir percikan air
  • kerja lebih leluasa
3. Lebih Nyaman untuk Pengguna

Karena bagian depan wastafel menonjol keluar, posisi tubuh lebih dekat ke bak sehingga tidak perlu terlalu mencondongkan badan.
Ini membuat pekerjaan mencuci terasa:

  • lebih nyaman
  • tidak cepat pegal
  • ergonomis
4. Tahan Lama (Jika Material Berkualitas)

Farmhouse sink biasanya terbuat dari:

  • fireclay
  • cast iron enamel
  • stainless steel tebal

Semua material ini terkenal kuat dan tahan lama.


Kekurangan Farmhouse Sink

1. Harga Lebih Mahal

Karena desain, ukuran, dan materialnya, farmhouse sink termasuk kategori premium. Harga instalasinya juga cenderung lebih tinggi.

2. Membutuhkan Kabinet Custom

Sebagian besar kitchen set standar tidak langsung cocok dengan model ini. Kabinet harus dibuat khusus karena:

  • ukuran bak lebih besar
  • bagian depan wastafel menonjol
  • pemasangan butuh penopang ekstra
3. Berat

Material seperti fireclay atau cast iron bisa sangat berat. Harus dipastikan kabinet dapat menahan bebannya dengan aman.


Cocok untuk Siapa?

Farmhouse sink ideal untuk:

  • rumah dengan dapur berkonsep farmhouse atau rustic
  • keluarga yang sering memasak dan mencuci banyak peralatan
  • pemilik dapur besar
  • pengguna yang ingin tampilan mewah dan fungsional sekaligus

6. Corner Sink (Wastafel Sudut). 

Corner sink adalah wastafel dapur yang dipasang di area sudut meja. Desain ini dibuat untuk memanfaatkan ruang sudut yang biasanya tidak terpakai. Pada dapur berbentuk L atau U, sudut meja sering menjadi area yang sempit dan kurang fungsional. Karena itu, corner sink muncul sebagai solusi agar ruang tersebut tetap berguna.

Wastafel sudut


Kelebihan Corner Sink

1. Mengoptimalkan Ruang Sudut

Bagian sudut dapur sering kali menjadi space “mati”. Corner sink membantu mengubah area tersebut menjadi fungsi nyata, terutama untuk rumah kecil.

2. Cocok untuk Dapur Kecil

Jika meja dapur terbatas, meletakkan wastafel di sudut memberi lebih banyak ruang kosong di bagian sisi samping untuk memotong, menaruh peralatan, atau memasak.

3. Membuat Layout Lebih Efisien

Corner sink dapat memberi alur kerja yang lebih baik, karena setiap sisi meja bisa difungsikan untuk aktivitas berbeda. Misalnya, sisi kanan untuk prepping, kiri untuk menaruh peralatan.

4. Tampilan Dapur Lebih Rapi

Karena sink berada di sudut, area kerja di sisi utama meja tidak terlalu terganggu. Ini membuat dapur terlihat lebih lapang dan tertata.


Kekurangan Corner Sink

1. Area Kerja Sedikit Lebih Sempit

Posisi di sudut membuat akses ruang gerak lebih terbatas, terutama jika dua orang menggunakannya bersamaan.

2. Perlu Kabinet Khusus

Kabinet bawah sink biasanya harus dibuat custom agar pas dengan bentuk wastafel dan pipa pembuangan.

3. Pencahayaan Kadang Kurang Ideal

Sudut dapur sering lebih gelap, sehingga perlu tambahan lampu agar nyaman digunakan.

4. Pilihan Model Tidak Sebanyak Sink Biasa

Tidak semua produsen menyediakan ukuran dan bentuk corner sink, sehingga pilihan mungkin terbatas.


Siapa yang Cocok Menggunakan Corner Sink?

  • Pemilik dapur kecil yang ingin memaksimalkan setiap sudut.
  • Rumah dengan dapur berbentuk L atau U.
  • Pengguna yang lebih mementingkan efisiensi ruang daripada area bak yang sangat luas.
  • Rumah yang memerlukan dua area kerja yang jelas terpisah: satu untuk memasak, satu untuk mencuci.

Tips Memilih Corner Sink
  • Pilih model yang proporsional, tidak terlalu besar agar tidak mengganggu kabinet.
  • Pastikan ada pencahayaan tambahan di area sudut.
  • Perhatikan bentuk: biasanya model bulat, oval, atau kotak dengan sisi miring lebih nyaman.
  • Gunakan keran yang fleksibel (pull down) agar lebih mudah dijangkau.

7. Integrated Sink.

Integrated sink adalah wastafel yang dibuat menyatu dengan permukaan meja dapur. Artinya, sink dan countertop menggunakan material yang sama, sehingga tampilannya benar-benar mulus tanpa sambungan. Biasanya menggunakan bahan solid surface, granite, quartz, atau marmer.

Wastafel Integrated Sink

Jenis sink ini banyak digunakan pada desain dapur modern karena kesannya rapi, bersih, dan premium.


Kelebihan Integrated Sink

1. Tampilan Sangat Seamless dan Elegan

Karena tidak ada sambungan antara meja dan wastafel, tampilannya terlihat bersih dan menyatu. Cocok untuk dapur bergaya minimalis, modern, atau luxury.

2. Tidak Ada Celah Kotoran

Pada wastafel biasa, sering ada celah antara tepi wastafel dan countertop yang menjadi tempat kotoran menumpuk.
Di integrated sink, celah itu tidak ada sehingga area dapur lebih higienis dan mudah dirawat.

3. Mudah Dibersihkan

Kotoran, air, atau sisa bahan makanan bisa dilap langsung ke wastafel tanpa tersangkut bibir sink. Ini membuat area kerja lebih praktis dan cepat dibersihkan.

4. Tahan Lama (Tergantung Material)

Jika menggunakan quartz atau granite, daya tahan sangat tinggi—tahan panas, gores, dan noda.


Kekurangan Integrated Sink

1. Harga Lebih Mahal

Proses pembuatannya perlu dikerjakan oleh ahli karena menyatu dengan countertop.
Biaya material seperti quartz atau solid surface juga cukup tinggi.

2. Perbaikan Lebih Rumit

Jika ada kerusakan, misalnya retak atau tergores dalam:

  • perbaikannya tidak bisa dilakukan ringan
  • kadang perlu mengganti bagian besar dari countertop

Hal ini tentu menambah biaya.

3. Berat (Tergantung Material)

Jika menggunakan batu alam seperti marmer atau granit, bobotnya cukup berat sehingga membutuhkan struktur kabinet yang kuat.


Cocok Digunakan Untuk Siapa?

Integrated sink sangat cocok untuk:

  • Dapur modern minimalis yang ingin kesan clean dan rapi
  • Pemilik rumah premium yang mengutamakan estetika
  • Dapur kecil yang ingin terlihat lebih luas karena tampilan menyatu
  • Pengguna yang suka dapur bebas noda dan celah

Tidak cocok untuk:

  • Dapur dengan anggaran terbatas
  • Dapur yang sering melakukan pekerjaan berat yang berisiko merusak permukaan countertop
  • Kitchen set yang tidak kuat menahan beban material batu

Kesimpulan

Integrated sink menawarkan tampilan paling elegan di antara semua jenis wastafel dapur. Fungsional, mudah dibersihkan, dan bebas celah kotoran. Namun biaya pemasangan dan perbaikan yang tinggi menjadi pertimbangan penting.

Jika fokusmu pada estetika dan kebersihan, integrated sink adalah pilihan terbaik. Tetapi jika fokus pada praktis dan biaya hemat, pilihan seperti undermount atau top mount bisa lebih sesuai.


8. Triple Bowl Sink. 

Triple bowl sink adalah wastafel dapur yang memiliki tiga bak sekaligus dengan ukuran yang bisa sama besar atau berbeda-beda. Jenis ini biasanya digunakan untuk dapur besar atau dapur profesional yang membutuhkan area kerja lebih luas dan terorganisir.

Wastafel Triple bowl sink

Ciri-ciri Triple Bowl Sink

  • Terdiri dari tiga kompartemen terpisah.
  • Bisa memiliki kombinasi ukuran berbeda:
    • Bak besar – bak besar – bak kecil
    • Bak besar – bak kecil – bak besar
    • Atau tiga bak dengan ukuran seragam
  • Umumnya memiliki panjang 100–140 cm, sehingga membutuhkan meja dapur yang cukup lebar.

Kelebihan Triple Bowl Sink

1. Sangat Fungsional untuk Banyak Aktivitas

Dengan tiga bak, setiap ruang bisa punya fungsi berbeda. Contohnya:

  • Bak 1 → mencuci bahan makanan
  • Bak 2 → merendam atau membilas
  • Bak 3 → mencuci peralatan masak atau piring

Ini membuat alur kerja di dapur lebih efisien dan higienis.

2. Cocok untuk Volume Pekerjaan Besar

Jika dapur digunakan setiap hari untuk memasak dalam jumlah banyak—misalnya keluarga besar atau usaha katering kecil—triple bowl sink sangat membantu.

3. Pemisahan Limbah Lebih Baik

Kompartemen kecil sering digunakan untuk:

  • Menampung air sabun
  • Tempat menyaring limbah makanan
  • Menjadi area khusus mencuci sayuran

Sehingga dapur lebih teratur dan tidak cepat kotor.


Kekurangan Triple Bowl Sink

1. Membutuhkan Ruang Meja yang Sangat Besar

Sink ini tidak bisa digunakan pada dapur kecil atau meja yang lebarnya kurang dari standar. Cocoknya untuk kitchen set minimal size besar.

2. Harganya Lebih Mahal

Karena ukurannya besar dan proses pembuatannya lebih rumit, triple bowl sink biasanya lebih mahal dibanding single atau double bowl.

3. Lebih Banyak Area untuk Dibersihkan

Tiga bak berarti permukaan yang harus dibersihkan juga lebih banyak, sehingga membutuhkan waktu ekstra.


Cocok Untuk Siapa?

Triple bowl sink paling cocok untuk:

  • Dapur rumah yang sering memasak dalam jumlah besar
  • Keluarga besar
  • Dapur semi-profesional
  • Usaha makanan rumahan (catering, bakery, rumah makan kecil)
  • Dapur modern yang ingin tampilan premium dan fungsionalitas maksimal

Merek Wastafel Guanjie: Kelebihan, Kekurangan, dan Apakah Layak Dibeli?

Guanjie adalah salah satu merek peralatan dapur—terutama wastafel dapur—yang cukup populer di marketplace Indonesia, terutama karena harganya terjangkau dan modelnya beragam.

  • Wastafel stainless steel
  • Kitchen sink double bowl
  • Bak cuci piring tebal
  • Aksesori wastafel (saringan, tatakan, keran tertentu)

Merek ini populer di kelas harga ekonomis hingga menengah, sehingga banyak digunakan pada rumah, kost, kontrakan, atau dapur yang membutuhkan wastafel dengan budget terjangkau.


Kelebihan Guanjie

1. Harga Terjangkau

Dibandingkan merek premium seperti Teka atau Blanco, harga Guanjie jauh lebih murah, sehingga cocok untuk pengguna yang mencari wastafel fungsional tanpa mengeluarkan biaya besar.

2. Material Cukup Tebal (Tergantung Seri)

Banyak model Guanjie menggunakan stainless steel dengan ketebalan 0.7 mm – 1.0 mm, yang masih terbilang baik untuk penggunaan rumah tangga.

3. Banyak Pilihan Model

Guanjie menyediakan berbagai tipe, seperti:

  • Single bowl
  • Double bowl
  • Model kotak modern
  • Model deep bowl untuk meminimalisir cipratan
4. Aksesori Lengkap

Beberapa paket sudah termasuk:

  • Tatakan
  • Saringan
  • Selang pembuangan
  • Spare part dasar

Ini membuat pemasangan lebih praktis.


Kekurangan Guanjie

1. Finishing Tidak Setinggi Brand Premium

Meski rapi, finishingnya tidak sehalus merek kelas atas seperti Franke atau Blanco.

2. Variasi Kualitas Antar Penjual

Karena banyak model dan distributor, penting untuk memilih seller yang memiliki reputasi baik.

Silahkan lihat koleksi Wastafel Guanjie di Shopee.

Cukup sekian dan silahkan baca juga tentang

  1. Rekomendasi Kompor Terbaik.
  2. Rekomendasi Tempat Sampah.
  3. Bahan Wastafel yang tahan Lama.
  4. Cara terlengkap membersihkan wastafel.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top